<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title></title>
	<atom:link href="http://agoesbirton.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://agoesbirton.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Dec 2009 14:40:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='agoesbirton.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title></title>
		<link>http://agoesbirton.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://agoesbirton.wordpress.com/osd.xml" title="" />
	<atom:link rel='hub' href='http://agoesbirton.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN OLEH PARA MANAJER</title>
		<link>http://agoesbirton.wordpress.com/2009/12/23/hal-yang-perlu-diperhatikan-oleh-para-manajer/</link>
		<comments>http://agoesbirton.wordpress.com/2009/12/23/hal-yang-perlu-diperhatikan-oleh-para-manajer/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Dec 2009 14:24:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agoesbirton</dc:creator>
				<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agoesbirton.wordpress.com/?p=152</guid>
		<description><![CDATA[1. Ciptakan lingkungan kerja yang menyenangkan. 2. Tetapkan strategi. 3. Alokasikan sumber daya. 4. Tingkatkan kemampuan orang-orang anda 5. Kembangkan organisasi. 6. Dapatkan gambaran tentang pelaksanaannya “ setiap waktu “. Ad.1. Ciptakan Lingkungan Kerja Yang Menyenangkan. Tiga unsur yang menentukan lingkungan : 1. Adanya standar prestasi yang menentukan apakah seseorang bekerja : - sesuai kwalitas. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agoesbirton.wordpress.com&amp;blog=8571147&amp;post=152&amp;subd=agoesbirton&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1.	Ciptakan lingkungan kerja yang menyenangkan.<br />
2.	Tetapkan strategi.<br />
3.	Alokasikan sumber daya.<br />
4.	Tingkatkan kemampuan orang-orang anda<br />
5.	Kembangkan organisasi.<br />
6.	Dapatkan gambaran tentang pelaksanaannya  “ setiap waktu “.</p>
<p><span id="more-152"></span>Ad.1.  Ciptakan Lingkungan Kerja Yang Menyenangkan.</p>
<p>Tiga unsur yang menentukan lingkungan :<br />
1.	Adanya standar prestasi yang menentukan apakah seseorang bekerja :<br />
-	sesuai kwalitas.<br />
-	selesai pada waktu yang ditetapkan.<br />
2.	Konsep kerja yang jelas.<br />
-	apa yang dianggap baik oleh organisasi.<br />
-	bagaimana mencapainya.<br />
3.	Beroreantasi kepada kepentingan orang/klien, dan apa saja yang mungkin             dilaksanakan oleh organisasi ini.</p>
<p>Standar yang tinggi adalah penting dan manajer harus menggunakan pengaruhnya sehingga standar ini terwujud.<br />
Ini berarti harus diambil keputusan tentang  :<br />
•	Bagaimana prestasi diukur.<br />
•	Bagaimana prestasi organisasi pada saat ini.<br />
•	Apakah mental anda sudah siap untuk memperlihatkan perilaku seorang “ panutan “.</p>
<p>Goal/nilai organisasi harus jelas untuk semua karyawan, dan cukup realistis untuk dapat dimiliki oleh setiap orang.<br />
Para manajerlah yang pertama-tama harus memperlihatkan contoh bahwa dia :<br />
•	Mampu bekerja lebih lama dari bawahan.<br />
•	Komitmen terhadap sukses.<br />
•	Terus-menerus berusaha memperbaiki kwalitas produk/jasa.</p>
<p>Manajer harus meningkatkan prestasi :<br />
•	Menolak rencana yang tidak jelas.<br />
•	Menetapkan target yang realistis.<br />
•	Mengusahakan bahwa bawahan mengenal pekerjaannya samapi detail.<br />
•	Bila suatu standar dicapai, maka segera pula ditetapkan standar yang lebih tinggi.<br />
•	Setiap orang diberi nilai 1 – 9 angka yang telah dicapai seseorang, dikurangi di tahun yang akan dating apabila yang bersangkutan tidak menunjukkan  prestasi baru yang lebih tinggi.<br />
Manajer harus mempengaruhi dan menentukan konsep kerja seperti  :<br />
•	Keseimbangan antara sentralisasi dan desentralisasi.<br />
•	Kejelasan peran “ line “ dan “ staff “.<br />
•	Penghargaan bagi orang-orang yang berprestasi supaya motivasi meningkat.<br />
•	Menetapkan ketrampilan apa yang perlu supaya suatu produk / jasa dapat menonjol.<br />
Tanyakan selalu ( pada diri sendiri ) :<br />
•	Produk / jasa apa yang ingin digarap.<br />
•	Apakah arah sekarang sudah jelas dan benar.<br />
•	Kalau salah / menyimpang bagaimana memperbaikinya.</p>
<p>Perlu adanya sikap yang mengusahakan adanya :<br />
•	Suatu kelompok pimpinan yang berpotensi tnggi.<br />
•	Orang-orang yang penuh dengan inovasi.<br />
•	Orang-orang yang berambisi menguasai ilmu dan ketrampilan secara cepat.<br />
•	Dirinya sendiri merupakan contoh yang mampu memperagakan nilai-nilai yang dianut organisasi.</p>
<p>Ad.2.  Tetapkan Strategi</p>
<p>1.	Pimpinan organisasi harus menetapkan strategi bagaimana suatu produk / jasa            akan dicapai.<br />
2.	Mengenal sampai detail  :<br />
•	Bagaimana struktur biayanya.<br />
•	Bagaimana struktur produknya.<br />
•	Bagaimana strutur jasanya.<br />
•	Bagaimana system jasanya dibandingkan dengan para pesaing.<br />
3.	Strategi berarti menetapkan bagaimana memberi customer nilai lebih yang lebih dari para pesaing kita.<br />
4.	Bagimana memanfaatkan kekuatan kita dan mencari / mengembangkan kekuatan baru.<br />
Ad.3.  Alokasikan sumber daya<br />
Ad.4.  Tingkatkan kemampuan orang-orang anda.<br />
Ad.5.  Kembangkan organisasi.<br />
Bangun organisasi yang dinamis<br />
1.	– Persingkat lapisan.<br />
-  Pebesar tugas<br />
-  Perbesar tanggung jawab dan wewenangnya.<br />
2.	Libatkan orang-orang anda dalam menyelesaikan masalah-masalah yang rumit dan penting.<br />
3.	Yakini bahwa bawahan benar-benar memahami tugasnya ( sistemnya )<br />
4.	Tugas harus cocok dengan orangnya.<br />
5.	Anjurkan bekerja dalam team.<br />
6.	Secara teratur berkumpul dengan para pimpinan dan bawahan untuk bertukar pikiran.</p>
<p>Ad.6.  Dapatkan gambaran pelaksanaannya setiap waktu .<br />
1.	Selalu mencari peluang bagaiman melaksanakan suatu tugas / produk dengan biaya yang paling murah.<br />
2.	Selalu mampu menyimak dan tertarik pada cara orang lain berfikir.s</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agoesbirton.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agoesbirton.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agoesbirton.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agoesbirton.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agoesbirton.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agoesbirton.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agoesbirton.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agoesbirton.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agoesbirton.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agoesbirton.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agoesbirton.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agoesbirton.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agoesbirton.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agoesbirton.wordpress.com/152/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agoesbirton.wordpress.com&amp;blog=8571147&amp;post=152&amp;subd=agoesbirton&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agoesbirton.wordpress.com/2009/12/23/hal-yang-perlu-diperhatikan-oleh-para-manajer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/44122beb1b9858e73f3c58ddabcddd7c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agoesbirton</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1430 H</title>
		<link>http://agoesbirton.wordpress.com/2009/09/17/selamat-hari-raya-idul-fitri-1430-h/</link>
		<comments>http://agoesbirton.wordpress.com/2009/09/17/selamat-hari-raya-idul-fitri-1430-h/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Sep 2009 06:06:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agoesbirton</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agoesbirton.wordpress.com/?p=143</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agoesbirton.wordpress.com&amp;blog=8571147&amp;post=143&amp;subd=agoesbirton&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-144" title="SELAMAT HARI RAYA" src="http://agoesbirton.files.wordpress.com/2009/09/selamat-hari-raya1.jpg?w=500" alt="SELAMAT HARI RAYA"   /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agoesbirton.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agoesbirton.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agoesbirton.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agoesbirton.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agoesbirton.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agoesbirton.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agoesbirton.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agoesbirton.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agoesbirton.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agoesbirton.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agoesbirton.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agoesbirton.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agoesbirton.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agoesbirton.wordpress.com/143/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agoesbirton.wordpress.com&amp;blog=8571147&amp;post=143&amp;subd=agoesbirton&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agoesbirton.wordpress.com/2009/09/17/selamat-hari-raya-idul-fitri-1430-h/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/44122beb1b9858e73f3c58ddabcddd7c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agoesbirton</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agoesbirton.files.wordpress.com/2009/09/selamat-hari-raya1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">SELAMAT HARI RAYA</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Selamat Bekerja</title>
		<link>http://agoesbirton.wordpress.com/2009/08/31/selamat-bekerja/</link>
		<comments>http://agoesbirton.wordpress.com/2009/08/31/selamat-bekerja/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2009 09:00:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agoesbirton</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agoesbirton.wordpress.com/?p=136</guid>
		<description><![CDATA[Dengan Senantiasa mengharap Rahmat dan Ridha ALLAh, SWT Kami Mengucapkan SELAMAT dan SUKSES atas PELANTIKAN ANGGOTA DPRK BIREUEN  PERIODE  2009 &#8211; 2014 ABDUL GANI ISA&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;( PA ) TGK. M. ALI USMAN&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.( PA ) MUZAKKIR MAHMUD&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.( PA ) T. RASYIDIN MT&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.( PA ) IR. AZHARI AHMAD&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.( PA ) RIDWAN MUHAMMAD,SE&#8230;&#8230; &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.( PA ) EFENDI&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230; ( PA [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agoesbirton.wordpress.com&amp;blog=8571147&amp;post=136&amp;subd=agoesbirton&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><em><span style="color:#0000ff;">Dengan Senantiasa mengharap Rahmat dan Ridha ALLAh, SWT</span></em></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Kami Mengucapkan</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>SELAMAT dan SUKSES atas PELANTIKAN</strong></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000080;"><strong>ANGGOTA DPRK BIREUEN</strong></span></span></p>
<p style="text-align:center;"> PERIODE  2009 &#8211; 2014</p>
<ol>
<li>ABDUL GANI ISA&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;( PA )</li>
<li>TGK. M. ALI USMAN&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.( PA )</li>
<li>MUZAKKIR MAHMUD&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.( PA )</li>
<li>T. RASYIDIN MT&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.( PA )</li>
<li>IR. AZHARI AHMAD&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.( PA )</li>
<li>RIDWAN MUHAMMAD,SE&#8230;&#8230; &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.( PA )</li>
<li>EFENDI&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230; ( PA )</li>
<li>HUSAINI&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.( PA )</li>
<li>MUNAZIR NURDIN&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;( PA )</li>
<li>SYAFRUDDIN&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;( PA )</li>
<li>RAIS MUSTAFA&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;( PA )</li>
<li>TGK. MULYADI&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.( PA )</li>
<li>ISMADI ISMAIL&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;( PA )</li>
<li>TGK. NURDIN JUDON&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.( PA )</li>
<li>MAHDI HASBALLAH&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..( PA )</li>
<li>DAHLAN ZA&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;( PA )</li>
<li>H. NURDIN BINTANG&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.( PA )</li>
<li>JAMALUDDIN&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;( PA )</li>
<li>M. AMIN M. HASAN&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.( PA )</li>
<li>IR. ASKARI&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..( PA )</li>
<li>MUNTASIR USMAN&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.( PA )</li>
<li>TGK. ZAKARIA IBRAHIM&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..( PA )</li>
<li>FADHLI M. YUSUF&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;( PA )</li>
<li>T. AMIRJANA&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.( PA )</li>
<li>MUHAMMAD&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..( PA )</li>
<li>HENDRA SETIAWAN&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;( PD )</li>
<li>JASMAN RANI&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;( PD )</li>
<li>ZAHRUL BAWADI&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.( PD )</li>
<li>AMINULLAH AMIN, S.Sos&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;( PD )</li>
<li>DRA.HJ.ROSNANI BAHRUNY, A.Pt&#8230;&#8230;..( PAN )</li>
<li>DRS. M. JAMIL DAUD&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..( PAN )</li>
<li>DRA. HJ. NURBAITI A. GANI&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;( PPP )</li>
<li>MURDANI YUSUF,SE&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;( PPP )</li>
<li>M. FAUZI, S.Si&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..( PKS )</li>
<li>IR. SAIFUDDIN MUHAMMAD&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..( PBA )</li>
</ol>
<p style="text-align:center;"><em>oleh</em></p>
<p style="text-align:center;">KETUA PENGADILAN NEGERI BIREUEN</p>
<p style="text-align:center;">atas nama<strong> MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA</strong></p>
<p style="text-align:center;">Pada Minggu, 30 Agustus 2009 di Aula DPRK BIREUEN</p>
<p style="text-align:center;"><em>Serta Terima kasih dan penghargaan yang Setinggi-tingginya, Kepada</em></p>
<p style="text-align:center;"><strong>ANGGOTA DPRK BIREUEN PERIODE 2004 &#8211; 2009</strong></p>
<p style="text-align:center;">atas pengabdian selama ini.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agoesbirton.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agoesbirton.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agoesbirton.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agoesbirton.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agoesbirton.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agoesbirton.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agoesbirton.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agoesbirton.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agoesbirton.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agoesbirton.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agoesbirton.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agoesbirton.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agoesbirton.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agoesbirton.wordpress.com/136/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agoesbirton.wordpress.com&amp;blog=8571147&amp;post=136&amp;subd=agoesbirton&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agoesbirton.wordpress.com/2009/08/31/selamat-bekerja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/44122beb1b9858e73f3c58ddabcddd7c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agoesbirton</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>RELEVANSI AL-QUR&#8217;AN DENGAN IPTEK</title>
		<link>http://agoesbirton.wordpress.com/2009/08/28/relevansi-al-quran-dengan-iptek/</link>
		<comments>http://agoesbirton.wordpress.com/2009/08/28/relevansi-al-quran-dengan-iptek/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2009 10:00:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agoesbirton</dc:creator>
				<category><![CDATA[AGAMA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agoesbirton.wordpress.com/?p=126</guid>
		<description><![CDATA[b. Penghidupan dan Perlengkapan Panca Indra (Assajadah, 9) Kemudian dia (Allah) menyempurnakan dengan meniupkan kedalam (tubuhnya) ruh (ciptaanNya) dan menjadikan bagi kamu pendengeran, penglihatan, dan hati ; (tetapi) kamu sedeikit kali bersyukur (Assajadah , 9) ketiga komponen tersebut merupakan jendela untuk masuknya ilmu dan wadah iman di dalam tubuh manusia. c. Pembelajaran Manusia (Al-alaq 3-5) [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agoesbirton.wordpress.com&amp;blog=8571147&amp;post=126&amp;subd=agoesbirton&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-127" title="RELEVANSI AL-QUR'AN DENGAN PERKEMBANGAN IPTEK" src="http://agoesbirton.files.wordpress.com/2009/08/pak-ags1.jpg?w=500" alt="RELEVANSI AL-QUR'AN DENGAN PERKEMBANGAN IPTEK"   /></p>
<p><span id="more-126"></span>b. Penghidupan dan Perlengkapan Panca Indra (Assajadah, 9)</p>
<p>Kemudian dia (Allah) menyempurnakan dengan meniupkan kedalam (tubuhnya) ruh (ciptaanNya) dan menjadikan bagi kamu pendengeran, penglihatan, dan hati ; (tetapi) kamu sedeikit kali bersyukur (Assajadah , 9)</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-128" title="PENGHIDUPAN DAN PERLENGKAPAN PANCA INDRA" src="http://agoesbirton.files.wordpress.com/2009/08/pak21.jpg?w=500&#038;h=35" alt="PENGHIDUPAN DAN PERLENGKAPAN PANCA INDRA" width="500" height="35" /></p>
<p>ketiga komponen tersebut merupakan jendela untuk masuknya ilmu dan wadah iman di dalam tubuh manusia.</p>
<p>c. Pembelajaran Manusia (Al-alaq 3-5)</p>
<p>bacalah dengan nama tuhan mu yang maha pemurah (3) yang mengajar manusia dengan perantaraan kalam (4) dia mengajarkankan kepada manusia apa yang di ketahuinya (menjadi di ketahui) (5).</p>
<p>Systematka ilmu<br />
1.	Pengenalan Allah sebagai satu-satunya Tuhan (Ilmu tauhid  [Syariah, Akhlak] )</p>
<p>sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada tuhan selain aku, maka sembahlah aku dandirikanlah salat untuk mengingat Ku (thaha, 14)</p>
<p>maka ketahuilah (olehmu) tidak ada tuhan selain Allah dan mohan lah ampun bagi dosa mudan bagi dosa orang-orang mukmin (Muhammad SAW, 19)<br />
2.	pengenalan diri (Al-Alaq, 1-2; Al-Mu’minun, 12-14; Assajada, 9; Al-‘araf 179)<br />
3.	pengenalan Tatasurya</p>
<p>Al-Ambiya, 33; Al-Muzammil, 9; Arrahman, 17; Al-A’raf, 54; Al-furqan, 61; Yassin, 40; Nuh 15-16; Atakwir, 15-16; Fusshilat, 11; Al-Fath, 23)<br />
4.	Pengenalan Bumi</p>
<p>Arraad, 4<br />
Fathir,, 27<br />
Yassin</p>
<p>5.	Interaksi langit Vs BumiVs Matahari</p>
<p>Hujan (Abassa 25-32)<br />
Matahari sumber cahaya. Sebagai energi fotosintesis pada tanaman di siang hari tidak dapat diganti.</p>
<p>2.	Informasi Al-Qur’an tentang alam</p>
<p>a.	Ketentuan Allah terhadap hokum alam<br />
Ketaatan langit dan bumi terhapat ketentuan Allah (Fussilat, 11)<br />
Sunnatullah bersifat tetap dari dulu sehingga sekarang (Alfath, 24)<br />
b.	Relevansi Al-Qur’an dengan hasil penemuan manusia</p>
<p>b.1. Butir satu di atas<br />
b.2. Wataral jibal (Al-Mulk)<br />
b.3. Wafilardi qihaun (Arra’du)</p>
<p>3.	Tantangan Al-Qur’an terhadap kecemasan manusia sebagai sumber inspirasi</p>
<p>a.	Menyusun satu surat atau satu ayat Al-Qur’an (Al-Baqarah). Manusia harus berdasarkan data dan fakta (Keterangan atau informasi yang benar). Tidak mampu menentukan substansi ayat<br />
b.	Menghidupkan bumi yang tandus (yassin)</p>
<p>4.  Perintah kepada manusia untuk meniliti alam (Qulindzuru..)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agoesbirton.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agoesbirton.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agoesbirton.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agoesbirton.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agoesbirton.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agoesbirton.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agoesbirton.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agoesbirton.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agoesbirton.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agoesbirton.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agoesbirton.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agoesbirton.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agoesbirton.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agoesbirton.wordpress.com/126/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agoesbirton.wordpress.com&amp;blog=8571147&amp;post=126&amp;subd=agoesbirton&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agoesbirton.wordpress.com/2009/08/28/relevansi-al-quran-dengan-iptek/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/44122beb1b9858e73f3c58ddabcddd7c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agoesbirton</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agoesbirton.files.wordpress.com/2009/08/pak-ags1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">RELEVANSI AL-QUR&#039;AN DENGAN PERKEMBANGAN IPTEK</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agoesbirton.files.wordpress.com/2009/08/pak21.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">PENGHIDUPAN DAN PERLENGKAPAN PANCA INDRA</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PENGELOLAAN PEMASARAN</title>
		<link>http://agoesbirton.wordpress.com/2009/08/28/pengelolaan-pemasaran/</link>
		<comments>http://agoesbirton.wordpress.com/2009/08/28/pengelolaan-pemasaran/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2009 09:03:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agoesbirton</dc:creator>
				<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agoesbirton.wordpress.com/?p=115</guid>
		<description><![CDATA[Pemasaran (marketing) adalah :suatu proses manajerial dan social dengan mana individu dan kelompok dapat memuaskan kebutuhan mereka melalui pertukaran sesuatu yang bernilai. Bauran Pemasaran (Marketing Mix) adalah : serangkaian variavel yang dapat di kendalikan dalam melaksanakan aktivitas pemasaran (4 P). 1. Product (produk) 2. Price (harga) 3. Place (Tempat/saluran distribusi) 4. Promotion (promosi) I. Product [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agoesbirton.wordpress.com&amp;blog=8571147&amp;post=115&amp;subd=agoesbirton&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pemasaran (marketing) adalah :suatu proses manajerial dan social dengan mana individu dan kelompok dapat memuaskan kebutuhan mereka melalui pertukaran sesuatu yang bernilai.</p>
<p>Bauran Pemasaran (Marketing Mix) adalah : serangkaian variavel yang dapat di kendalikan dalam melaksanakan aktivitas pemasaran (4 P).</p>
<p>1.	Product (produk)<br />
2.	Price (harga)<br />
3.	Place (Tempat/saluran distribusi)<br />
4.	Promotion (promosi)</p>
<p><span id="more-115"></span>I.	Product adalah : segala sesuatu yang di tawarkan dan dapat memuaskan kebutuhan konsumen.</p>
<p>Klasifikasi produk :</p>
<p>A.	Produk konsumen (Consumer product) : produk yang dipakai ( dikonsumsi )oleh individual/rumah tangga dan tidak akan di gunakan untuk menghasilkan produk lain atau dijual kembali.</p>
<p>Berdasarkan prilaku pembelian konsumen, produk konsumen dapat di golongkan menjadi :<br />
•	barang kebutuhan sehari-hari (convenience goods) adalah : produk prekuensi pembeliannya tinggi, harganya tidak mahal tanahnya sedikit membutuhkan usaha/pertimbangan dalam membuat keputusan pembelian. Contoh : Sabun, beras, minyak.</p>
<p>Convenience goods dapat dibagi menjadi :<br />
	Staples (bahan-bahan pokok) barang-barang yang rutin di beli tampa banyak pertimbangan.<br />
	Impulse goods adalah : barang-barang yang di beli tampa ada perencanaan sebelumnya.<br />
	Emergency goods (barang-barang mendesak) adalah : barang-barang yang mrndesak dan segara harus di beli.</p>
<p>•	Barang belanjaan ( shopping goods) adalah : barang-barang yang membutuhkan berbagai perbandingan/pertimbangan dan pembeliannya. Contoh sepatu, kemeja.<br />
•	Barang khusus (specialility goods) adalah : barang yang mempunyai keunikan dan konsumen tertentu berupaya keras untuk membelinya.<br />
•	Barang tidak di cari (unsought goods) adalah : barang-barang yang di ketahui/belum di ketahui oleh konsumen tentang barangnya, tetapi belum ada ke inginan untuk membelinya.</p>
<p>B.	Produk Industrial (Industrial Goods) adalah : barang-barang yang digunakan untuk kegiatan operasional perusahaan maupun untuk menghasilkan produk lain.</p>
<p>•	Instalasi (intallations) adalah :barang-barang modal yang dapat di gunakan dalam jangka waktu yang lama dan mengalami penyusutan beberapa tahun. (gedung, pabrik)<br />
•	Peralatan tambahan (accessory equipment) adalah : barang-barang modal yang berjangka waktu pendek dan digunakan dalam kegiatan operasional/produksi. (computer, mesin listrik)<br />
•	Bahan baku (row material) adalah : barang-barang yang di gunakan untuk menghasilkan produk akhir. (besi, kayu, kapas)<br />
•	Material dan suku cadang (component part and materials) adalah : barang-barang yang belum diproses sebagai produk akhir.(baterai, busi, karburator)<br />
•	Persediaan (supplies) adalah : barang-barang yang digunakan dalam kegiatan operasional dan merupakan pengeluaran yang tidak menjadi bagian produk akhir.</p>
<p>o	Pemeliharaan (maintenance)<br />
o	Perbaikan (repair)<br />
o	Perbekalan/persediaan operasi (operating supplies)</p>
<p>- Oli<br />
- Kertas tik</p>
<p>II.	Price (Harga) adalah : nilai tukar produk yang dinyatakan dalam satuan uang.</p>
<p>Jenis-jenis Potongan harga (Discount Price) :<br />
	Potongan kuantitas (Quantitiy Discount) : potongan harga yang diberikan atas pembelian produk dalam jumlah yang lebih banyak.<br />
	Potongan kumulatif (Cumulative Discount) : potongan harga yang diberikan atas pembelian produk yang memenuhi target pada priode tertentu.<br />
	Potongan tunai (cash discount) : potongan harga yang di berikan atas pembayaran hutang yang tepat waktu atau sebelum jatuh tempo.<br />
	Potongan dagang (Trade Discount) : potongan harga atas partisipasi pedagang dalam membantu perusahaan/produsen melaksanakan aktivitas pemasaran.<br />
	Potongan musiman ( Season Discount) : potongan harga pada musim-musim tertentu.</p>
<p>III.	Place (distribusi) adalah : perpindahan produk dari produsen ke pemakai industri dan konsumen.</p>
<p>Dalam menyalurkan produk, produser perlu mendapatkan bantuan/dukungan dari lembaga perantara/pialang/middlemen.<br />
Ada beberapa lembaga perantara yang dapat ikut membantu produsen, yaitu :<br />
1.	Pedagang Besar (Wholeseller) : pedagang yang memasarkan produk dalam jumlah produk yang lebih banyak dan tidak berhubungan langsung dengan konsumen akhir.<br />
2.	pedagang Eceran (Retailer) : pedagang yang memasarkan produk yang jumlah lebih sedikit  dan berhubungan langsung dengan konsumen akhir.<br />
3.	Agen (Agent) : Individu/lembaga yang mempertemukan penjual dan pembeli dan mendapatkan balas jasa dalam bentuk komisi.</p>
<p>Bentuk-bentuk distribusi :</p>
<p>1.	Distribusi langsung (Direct Distribution) : penyaluran produk yang tidak menggunakan jasa lembaga perantara.</p>
<p>2.	Distribusi tidak langsung (Inderect Distribution) :</p>
<p>Penyaluran produk yang menggunakan bantuan/jasa lembaga perantara.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-122" title="Indirect Distribution" src="http://agoesbirton.files.wordpress.com/2009/08/pak32.jpg?w=500&#038;h=180" alt="Indirect Distribution" width="500" height="180" /></p>
<p>IV.	Promotion (Promosi) adalah : serangkain usaha yang dilaksanakan untuk mempengaruhi konsumen agar memilki produk yang dihasilkan.</p>
<p>Tujuan promosi :<br />
-memberikan informasi<br />
-meningkatkan penjualan<br />
-menstabilkan penjualan<br />
-memposisikan produk<br />
-membentuk citra produk<br />
Bauran Promosi :</p>
<p>-iklan (advertiding)<br />
-Promosi penjualan (sales Promotion)<br />
-Publikasi (publicitas)<br />
-penjualan pribadi (personal selling)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agoesbirton.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agoesbirton.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agoesbirton.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agoesbirton.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agoesbirton.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agoesbirton.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agoesbirton.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agoesbirton.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agoesbirton.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agoesbirton.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agoesbirton.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agoesbirton.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agoesbirton.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agoesbirton.wordpress.com/115/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agoesbirton.wordpress.com&amp;blog=8571147&amp;post=115&amp;subd=agoesbirton&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agoesbirton.wordpress.com/2009/08/28/pengelolaan-pemasaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/44122beb1b9858e73f3c58ddabcddd7c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agoesbirton</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agoesbirton.files.wordpress.com/2009/08/pak32.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Indirect Distribution</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Wise Word</title>
		<link>http://agoesbirton.wordpress.com/2009/08/21/wise-word/</link>
		<comments>http://agoesbirton.wordpress.com/2009/08/21/wise-word/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Aug 2009 08:09:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agoesbirton</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Wise Word]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agoesbirton.wordpress.com/?p=112</guid>
		<description><![CDATA[Sekedar catatan kecil dari kami orang kecil, bahwa : yang singkat itu &#8221; waktu &#8220; yang dekat itu &#8221; mati &#8220; yang besar itu &#8221; nafsu &#8220; yang berat itu &#8221; amanah &#8220; yang sulit itu &#8221; ikhlas &#8220; yang mudah itu &#8221; berbuat dosa &#8220; yang abadi itu &#8221; amal kebaikan &#8220; yang akan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agoesbirton.wordpress.com&amp;blog=8571147&amp;post=112&amp;subd=agoesbirton&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sekedar catatan kecil dari kami orang kecil, bahwa :</strong></p>
<ol>
<li><strong>yang singkat itu<em> <span style="color:#0000ff;">&#8221; waktu &#8220;</span></em></strong></li>
<li><strong>yang dekat itu<em> <span style="color:#0000ff;">&#8221; mati &#8220;</span></em></strong></li>
<li><strong>yang besar itu <em><span style="color:#0000ff;">&#8221; nafsu &#8220;</span></em></strong></li>
<li><strong>yang berat itu <em><span style="color:#0000ff;">&#8221; amanah &#8220;</span></em></strong></li>
<li><strong>yang sulit itu <em><span style="color:#0000ff;">&#8221; ikhlas &#8220;</span></em></strong></li>
<li><strong>yang mudah itu <em><span style="color:#0000ff;">&#8221; berbuat dosa &#8220;</span></em></strong></li>
<li><strong>yang abadi itu<em> <span style="color:#0000ff;">&#8221; amal kebaikan &#8220;</span></em></strong></li>
<li><strong>yang akan diinvestigasi itu<em> <span style="color:#0000ff;">&#8221; amal perbuatan &#8220;</span></em></strong></li>
<li><strong>yang akan diaudit itu <em><span style="color:#0000ff;">&#8221; apa yang kita miliki &#8220;</span></em></strong></li>
<li><strong>yang jauh itu<em> <span style="color:#0000ff;">&#8221; masa lalu &#8220;</span></em></strong></li>
</ol>
<p>tapi yang terindah  itu, jika kita mau dan bisa <strong>&#8221; saling memaafkan &#8220;</strong>. Bersihkan hati dan bersihkan diri jelang Sya&#8217;ban dan khususnya Ramadhan. Mohon maaf lahir dan batin.                                                                                         <strong>SELAMAT MELAKSANAKAN IBADAH PUASA 1430 H.</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agoesbirton.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agoesbirton.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agoesbirton.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agoesbirton.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agoesbirton.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agoesbirton.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agoesbirton.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agoesbirton.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agoesbirton.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agoesbirton.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agoesbirton.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agoesbirton.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agoesbirton.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agoesbirton.wordpress.com/112/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agoesbirton.wordpress.com&amp;blog=8571147&amp;post=112&amp;subd=agoesbirton&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agoesbirton.wordpress.com/2009/08/21/wise-word/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/44122beb1b9858e73f3c58ddabcddd7c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agoesbirton</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>RIWAYAT RINGKAS ALMUSLIM PEUSANGAN</title>
		<link>http://agoesbirton.wordpress.com/2009/07/31/riwayat-ringkas-almuslim-peusangan/</link>
		<comments>http://agoesbirton.wordpress.com/2009/07/31/riwayat-ringkas-almuslim-peusangan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Jul 2009 11:36:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agoesbirton</dc:creator>
				<category><![CDATA[SEJARAH]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agoesbirton.wordpress.com/?p=74</guid>
		<description><![CDATA[  Sejarah Lahirnya. Sesudah mengajar secara dayah ( Pesantren ), baik sebagai teungku di rangkang di Cot Meurak, Bireuen, maupun sebagai teungku di balee di kampungnya sendiri, Teungku Abdurrahman Meunasah Meucap, masih ingin menambah pendalaman ilmunya dalam bidang ilmu falak. Beliau mendengar bahwa di Sumatra timur ada seorang ulama besar yang mahir dalam bidang ilmu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agoesbirton.wordpress.com&amp;blog=8571147&amp;post=74&amp;subd=agoesbirton&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong> </strong></p>
<div id="attachment_76" class="wp-caption aligncenter" style="width: 292px"><img class="size-medium wp-image-76" title="Agus Irwanto" src="http://agoesbirton.files.wordpress.com/2009/07/pak.jpg?w=282&#038;h=215" alt="Agus Irwanto" width="282" height="215" /><p class="wp-caption-text">Agus Irwanto, SE</p></div>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Sejarah Lahirnya. </span></strong></p>
<p>Sesudah mengajar secara dayah ( Pesantren ), baik sebagai teungku di rangkang di Cot Meurak, Bireuen, maupun sebagai teungku di balee di kampungnya sendiri, Teungku Abdurrahman Meunasah Meucap, masih ingin menambah pendalaman ilmunya dalam bidang ilmu falak. Beliau mendengar bahwa di Sumatra timur ada seorang ulama besar yang mahir dalam bidang ilmu falak, yaitu Syeikh Hasan Ma`shum. Dengan ditemani oleh tiga orang temannya waktu belajar dan mengajar di Cot Meurak, Bireuen, yaitu :</p>
<ol>
<li>Tgk. Ahmad Lampupok dari Aceh Besar</li>
<li>Tgk. Arifin Samalanga</li>
<li>Tgk. M. Husin Niron, Sibreh, Aceh Besar</li>
</ol>
<p><span id="more-74"></span>Teungku Abdurrahman Meunasah Meucap berangkat ke Sumatera Timur. Mula – mula menuju Tanjung Pura, ibu kota kerajaan Langkat, menemui Tuan Syeikh Usman, Qadli Sulthan Langkat untuk menyampaikan maksud kedatangan mereka, yaitu untuk memperdalam ilmu Falak.</p>
<p>Tuan Syeikh menyuruh mereka menemui langsung kepala sekolah. Keputusan kepala sekolah tidak dapat menerima Tgk.Abd.Rahman dan kawan-kawanya. Pertama karena umur mereka sudah tidak sebaya dengan pelajar-pelajar yang sudah ada dan Kedua karena mereka di anggap sudah dapat mengajar di sekolah itu. Kepala sekolah menganjurkan kepada mereka supaya lansung saja ke medan untuk berguru kepada Tuan Syeikh Hasan Ma`shum, yang kira-kira masih pantas menjadi guru mereka dengan meminta waktu tersendiri.</p>
<p>Anjuran itu dituruti, tetapi ternyata sampai ke medan, Tuan Syeikh Hasan Ma`shum sudah penuh waktunya, sehingga ia tidak dapat memberikan waktu yang khusus, melaikan disuruh ikuti saja bersama-sama dengan para pelajar lain. Sesudah dicobanya, ternyata pelajaran yang diberikan masih rendah, sesuai dengan tingkat pengetahuan para pelajar yang sudah ada lebih dahulu. Lalu Teungku Abd.Rahman dan kawan-kawannya memutuskan untuk kembali lagi ke Tanjung Pura.Mereka tinggal disana selama lebih kurang enam bulan lamanya. Selama itu Teungku Abd.Rahman memperhatikan cara belajar dengan memakai bangku dan papan tulis yang menurut penyelidikannya jauh lebih efektif dibandingkan dengan cara belhalqah di Dayah.</p>
<p>Sepulangnya dari langkat, Teungku Abd.Rahman berminat akan mengajar cara sekolah. Untuk ini beliau sudah menyediakan sepetak kebunnya sendiri di Meunasah Meucap yang disebut “ <strong>LAMPOH MAMPLAM CHANGE</strong> “</p>
<p>Kebetulan seorang kawan Tgk.Abd.Rahman bernama Tgk .Harun, mengajak untuk membeli sepetak kebun merica di kampong Tiengkeum, kecamatan Gandapura yang mau dijual oleh seorang penduduk disana, sedang harga merica pada waktu itu sangat baik. Akhirnya Tgk. Abd.Rahman jadi membeli kebun merica itu, kemudian berita ini sampai kepada Nek Ben, Zelfbestuurder Van Gelumpang Dua ( Gandapura sekarang )</p>
<p>Nek Ben memanggil Tgk. Qadlinya bernama Tgk.H.Nyak dan menyuruhnya menjajaki apakah Tgk . Abd.Rahman yang sudah membeli kebun merica itu  mau mengajar di daerah Geurugok ? Tgk. H. Nyak segera menemui Tgk.Abd.Rahman untuk menyampaikan pesan Nek Ben. Tgk. Abd.Rahman menjawab bahwa mengajar itu memang pekerjaannya dan dimana saja tidak keberatan .</p>
<p>Hanya karena beliau adalah rakyat Peusangan, maka kalau mau mengajar diluar Peusangan, harus minta izin dulu pada Ampon Chik Peusangan. Dalam hal ini Tgk H. Nyak lah  yang harus meminta izin kepada beliau. Tgk.Haji Nyak pun segera menhadap Teuku Haji Chik Peusangan untuk meminta izin dimaksud atas nama Nek Ben Geurugok.</p>
<p>Ampon Chik Peusangan menjawab akan merundingkan dulu dengan Tgk .Abd.Rahman Meunasah Meucap sendiri. Beberapa hari kemudian Ampon Chik Peusangan mengundang Tgk.Abd.Rahman Meunasah Meucap, Tgk.H.M.Amin, Qadli Negeri Peusangan dan Tgk. Abd. Razak Jangka untuk datang ke “ Rumoh Geudong “                  ( Kediaman Ampon Chik ).</p>
<p>Sudah tiga kali mereka datang, belum juga di singgung-singgung mengenai pendirian sekolah, baik oleh Ampon Chik, maupun oleh Tgk.Abd.Rahman, masing-masing menunggu. Ampon Chik hanya asyik menceritakan kemajuan daerah-daerah lain di luar Aceh, di Jawa dan di Sumatra Barat.</p>
<p>Dalam pada itu, Tgk.Abd.Rahman dijumpai oleh Tgk.Daud Beureueh yang pada waktu itu. sedang mengajar didayah Uteun Bayi, Lhokseumawe yang didirikan oleh Maharaja Lhokseumawe.   </p>
<p>Tgk. M.Daud menyampaikan gagasan Tgk.Syeikh Abd.Hamid yang lebih terkenal dengan sebutan Ayah Hamid. mengenai pembaharuan cara pendidikan agama yang disampaikan via Tgk. Abdullah Ujung Rimba dari Mekkah.Pesan itu disampaikan dengan menulis tangan dalam majalah  bahasa Arab yang terbit di Mekkah  dan dikirim kepada Tgk. H.Abdullah Rimba di Sigli. Pucuk di cinta ulam tiba. Minggu keempat rupanya Ampon Chik Peusangan tidak sabar lagi. Lalu menanyakan pendapat ketiga ulama tersebut tentang pendirian sebuah sekolah agama di Peusangan.</p>
<p>Tentu saja mereka sangat setuju. Mereka memang sudah menunggu-nunggu, dengan maksud kalau Ampon Chik yang mengemukakan, tentulah akan mudah kiranya meminta fasilitas – fasilitas yang di perlukan, di banding kalau yang mengajukan itu Tgk.Abd.Rahman sendiri. Firasat beliau, memang sudah ada, karena sudah memperkirakan, bahwa Ampon Chik Peusangan tidak akan mengizinkannya pindah ke Landschap lain di luar Peusangan dan mesti akan mengusahakan berdirinya sekolah atau dayah di Peusangan sendiri.</p>
<p>            Sekali lagi pucuk di cinta ulam tiba. 1 )</p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p>1).            Bandingkan, Ismuha, Ulama Aceh Tgk. Abd.Rahman Matangglumpangdua , Pustaka Awe Geutah, 1949</p>
<p>Demikianlah pada tanggal 21 Jumadil Akhir 1348 Hijriah, bertepatan dengan                  24 November 1929 Masehi. dilangsungkan suatu rapat yang menghasilkan terbentuknya sebuah organisasi bernama Jam`iah Al-Muslim dengan susunan pengurus adalah sebagai berikut:</p>
<p>            Ketua               : TGK. ABD. RAHMAN MEUNASAH MEUCAP ;</p>
<p>            Wakil Ketua     : TGK. H.M.AMIN BUGAK, Qadli Negeri Peusangan;</p>
<p>            Sekretaris         : ENGKU NURDIN, Guru Vervolschool</p>
<p>            Bendahara        : GURU HUSEN Samalanga, Kepala Vervolschool</p>
<p>Komisaris-komisaris antara lain T.Haji Muhammad Ali, Tgk.Abdul Razak Jangka dan Tgk.Syeikh Hamzah yang kemudian lebih terkenal dengan Tgk. Syeikh Peusangan yang di gelarkan oleh Ampon Chik Peusangan sendiri karena dia pandai sekali berpidato.</p>
<p>Anggaran dasarnya  baru selesai dibuat pada tanggal 2 januari 1930 sebagai juga UUD 1945 baru disahkan pada 18 Agustus 1945 ( Lihat Lampiran I )</p>
<p>Kebetulan pada tahun 1929 itu , Ampon Chik Peusangan baru saja mengawinkan puterinya yang pertama Cut Ramlah dengan Zelfbestuurder Van Keuretoe, T.Ali Basyah.</p>
<p>Perayaan perkawinan itu diadakan selama satu minggu dan cukup meriah, Seluruh gampong memberikan macam-macam sumbangan, ada yang menghadiahkan <strong>Bale</strong>e dan macam-macam lainya.</p>
<p>Jam’iah Al-Muslim memutuskan untuk dapat cepatnya berdiri sebuah sekolah agama yang direncanakan sebagai program pertama, untuk sementara gedung sekolah itu di bangun secara darurat saja dulu.</p>
<p>Bahan-bahannya dapat di pergunakan kayu-kayu bekas yang dipergunakan pada acara perayaan tersebut. Lokasinya tetap dekat mesjid Matangglumpangdua ( yaitu ditempat berdirinya SMP Negeri sekarang ). Untuk pertama kali dibangun dua lokal dan selebaran pun di sebarkan seluruh Aceh Utara.</p>
<p>Ternyata banyak mendapat perhatian terutama di Peusangan sendiri dan Gandapura, sehingga untuk pertama kali di buka kelas satu.</p>
<p>Gedung darurat selesai dibuat, pendaftaran murid selesai dikerjakan, maka pada tanggal 14 Zulhijjah 1348 H. bertepatan dengan tanggal 13 April 1930, diresmikan pembukaan Madrasah Almuslim Peusangan. Murid-murid pertama ini banyak yang besar-besar,seperti Haji Juned, Cut Hasan dan Habib Yusuf dari Gandapura, ‘Izzuddin, Mahmud Jasalek dan T. Muhammad Muda Keude dari Peusangan sendiri.</p>
<p> </p>
<p><strong>PARA GURU.</strong></p>
<p>Untuk tahun pertama ( April 1930 ) di angkat dua orang guru untuk dua kelas, yaitu Habib Mahmud (alm) merangkap kepala sekolah dan Teungku Haji Ridwan yang lebih terkenal dengan sebutan Tgk. Haji Cut Cot Meurak.</p>
<p>Pada bulan Agustus 1930 diadakan penerimaan murid baru. Oleh karena itu di tambah seorang guru lagi, yaitu Tgk.Haji Muhammad Abbas Bardan yang disebut juga Tgk. Di Jangka(alm). Tgk.Abd.Rahman (alm) sendiri tidak mengajar, melainkan mengurus dan mengawasi. Hampir setiap hari beliau datang dan menggantikan mengajar apabila ada guru yang berhalangan. Pada tahun 1931 ditambah tiga orang guru lagi, yaitu Tgk.Ibrahim Meunasah Barat (alm), Tgk.M.Abed Idham Pante Ara dan Tgk.Hasan Ibrahim Awe Geutah (alm) yang khusus mengajar Khath dan Qur’an, karena selain beliau qari juga mempunyai suara emas.</p>
<p>Sesudah pindah ke gedung permanent di jalan Tgk.Abd.Rahman sekarang, ditambah lagi dua orang guru yaitu, Tgk.Usman Aziz dari Lhoksukon yang baru  pulang dari Normaal Islam Padang ( sesudah merdeka pernah menjadi Bupati Aceh Utara dan Bupati Pidie ), dan Tgk.Abdullah Geudong (Bireuen) yang kemudian terkenal dengan sebutan Tgk.Bullah MDI (alm). Tgk.Usman Aziz mengajar berbicara dan mengarang dalam bahasa Arab, Ilmu Jiwa (‘Ilmu ‘n-Nafs) dan Ilmu pendidikan (‘Ilmu ‘t-Tarbiyah), sedang Tgk.Abdullah mengajar Balaghah.</p>
<p>Pada tahun 1936 ditambah satu orang guru lagi khusus untuk kelas I, yaitu Tgk. ‘Izzuddin yang pada waktu itu masih menduduki kelas VII. Tahun 1938 ‘Izzuddin naik mengajar ke kelas II s/d kelas IV, sedang untuk kelas I di angkat dua guru lagi, yaitu Ismail Muhammad Syah dan Yahya Hanafiah Jangka. Tetapi Ismail Muhammad Syah hanya satu tahun saja mengajar.kemudian meudagang ke Samalanga setahun, kemudian memasuki Normaal Islam Instintut di Bireuen yang dibuka oleh PUSA pada tanggal 27 Desember 1939. Pada akhir tahun 1941 Tgk.Mahyiddin Yusuf dan Tgk. M.Ali Balwy selesai sekolahnya di Normaal Islam Padang dan pulang ke Aceh dan menambah tenaga guru Al-Muslim. Kemudian disusul pula oleh yang lain-lain, seperti Engku Sultan Nurdin Sumatera Barat.</p>
<p>            Kepala Sekolah Al-Muslim s/d tahun 1950 adalah sebagai beriktu :</p>
<ol>
<li>Habib Mahmud, yang pertama dan yang paling lama.</li>
<li>Tgk.Mahyeddin Yusuf, sampai dia di angkat menjadi Kepala  Negeri   Peusangan  ( tahun 1946 )</li>
<li>Tgk. Muhammad Ali Balwy, sampai di angkat menjadi kepala kantor penerangan Kabupaten Aceh Utara.</li>
<li>Ustaz Ahmad Gani, sampai ia melanjutkan pelajarannya ke PTIN di Jokjakarta..</li>
<li>Tgk.M.Yusuf Affan, selama satu tahun kemudian pindah ke lingkungan penerangan.</li>
<li>Tgk. M.Daud Hamzah.</li>
</ol>
<p> No.4 s/d No 6 sesudah Al-Muslim di negerikan.</p>
<p> </p>
<p><strong>MATA PELAJARAN YANG DIBERIKAN :</strong></p>
<p>Matapelajaran-matapelajaran yang di berikan oleh Madrasah Al-muslim selalu berkembang, disesuaikan dengan perkembangan zaman, diantaranya dapat kami sebutkan</p>
<ol>
<li>Bahasa Arab yang diperinci :
<ol>
<li>Nahwu</li>
<li>Sharaf</li>
<li>Muthala’ah</li>
<li>Mudatsah ( bercakap )</li>
<li>Insya’ ( mengarang )</li>
<li>Imla’ ( dekte )</li>
<li>Khath ( tulisan Indah )</li>
<li>Mahfuzhat</li>
<li>Balaghah.</li>
</ol>
</li>
<li>Qur’an yang diperinci :
<ol>
<li>Tajwid</li>
<li>Tafsir</li>
</ol>
</li>
<li>Hadist yang diperinci ;
<ol>
<li>Matan Hadist</li>
<li>Mushthalah Hadist.</li>
</ol>
</li>
<li>Tauhid.</li>
<li>Fiqah ( Fiqih )</li>
<li>Ushul Fiqih.</li>
<li>Ilmu Akhlak..</li>
<li>Tashauf.</li>
<li>Ilmu Manthiq ( logika )</li>
<li>Tarikh Islam.</li>
<li>‘Ilmu ‘n-Nafs ( ilmu jiwa )</li>
<li>‘Ilmu ‘t-Tarbiyah ( ilmu pendidikan )</li>
<li>‘Ilmu ‘l-Hisab ( berhitung ).</li>
<li>Ilmu Jughrafy ( ilmu bumi )</li>
</ol>
<p>Semua pelajaran itu diberikan dalam bahasa Arab. Oleh karena itu keluaran Al-Muslim dahulu, pandai bahasa Arab. Kemudian dalam perkembangan selanjutnya di tambah mata pelajaran yang di berikan dalam bahasa Indonesia yaitu :</p>
<ol>
<li>Bahasa Indonesia</li>
<li>Bahasa Inggeris</li>
<li>Al-Jabar</li>
<li>Sejarah Indonesia</li>
<li>Menyanyi.</li>
</ol>
<p>Perlu dicatat bahwa semua matapelajaran itu tidak diberikan setiap tahun, melainkan dibagi dalam masa 7 tahun kecuali Bahasa Arab.</p>
<p>            Diluar roster biasa, diberikan juga :</p>
<ol>
<li>Cara ber-organisasi</li>
<li>Latihan Pidato</li>
<li>Olah Raga ( Sepak Bola )</li>
<li>Kepanduan ( kepramukaan )</li>
<li>Musik, semua ini khusus kepada masing-masing yang berbakat, kepanduannya terkenal dengan nama KAMUS ( Kepanduan Al-Muslim ), kesebelasan sepak bola, juga pernah jaya dengan memakai nama KAMUS juga, dengan bintang-bintangnya, Ishak,Cadek, Zamzam dan Lain-lain. Kemudian Ishak dan Cadek ditarik masuk ke SINAR PEUSANGAN dan paling akhir di pakai juga dalam kesebelasan VOA Bireuen yang cukup terkenal sebagai kesebelasan yang tangguh di Aceh di samping TAP Sigli. Sebagai realisasi dari pelajaran ber-organisasi, dibentuklah :
<ol>
<li>Jam’iyatu ‘t-Tullaab</li>
<li>Ruhu ‘l-Fataa</li>
<li>M.A.S ( Murid Al-Muslim Sepakat )</li>
<li>Imusrib.</li>
</ol>
</li>
</ol>
<p><strong>Kitab-kitab yang di pergunakan :</strong></p>
<p>Sebagaimana mata pelajaran yang di ajarkan selalu berkembang, maka demikian pula halnya dengan kitab-kitab yang dipergunakan juga berkembang  dan hamper tiap tahun disesuaikan dengan keadaan.</p>
<p>            Dalam tahap pertama, kitab-kitab yang dipergunakan adalah sebagai berikut ;</p>
<ol>
<li>Bahasa Arab, untuk <strong>Muthalaah</strong>, sejak kelas I s/d kelas III dipakai <strong>Duruusu ‘l Lughah Al-‘Arabiyah</strong>, karangan Mahmud Yunus Padang.</li>
</ol>
<p>Untuk kelas IV , <strong>Qira’atu ‘r-Rasyidah</strong> jilid IV dari Mesir.</p>
<p>Untuk kelas V , <strong>Izhatu ‘n-Naasyi-iyn</strong> karangan Mushtafa Al-Chalayiny</p>
<p>Untuk kelas VI , dan VII <strong>Al-Islaamu Ruuhu ‘l-Madaniyah</strong>.</p>
<p>Untuk Nahwu, kelas I <strong>Ajruumiyah</strong>, kelas II <strong>Mukhtashar Jiddan</strong>, kelas III dan IV <strong>Mutammimah</strong>, kelas V,VI dan Kelas VII <strong>Jaami’Al-Lughah Al-Arabiyah</strong> Jilid I karangan  Mushtafa Al-Chalayiny.</p>
<p>Untuk Syaraf, kelas I <strong>Tashriyf</strong>. Kelas II <strong>Matan Binaa</strong>’, kelas III dan IV <strong>Kailaany</strong>, kelas V,VI dan VII <strong>Jaami’ Al-Lughah Al-Arabiyah</strong> jilid II.</p>
<p>Untuk balaaghah dipakai <strong>Jawaahiru ‘l-Balaaghah</strong> dari Mesir.</p>
<ol>
<li>Qur’an. Untuk Tajwiyd  dipergunakan <strong>Hidayaatu ‘l-Mustafiid</strong>. Untuk tafsir dipakai <strong>Tafsiir Jalaalain.</strong></li>
<li>Hadist. Untuk kelas II dan III <strong>Matan Arba’iyn</strong>, kelas IV s/d VII <strong>Fathu ‘l-Mubdy</strong>. Untuk Mushthalah Hadist kelas IV dan V dipakai <strong>Minhatu ‘l-Mughits</strong>, sedang untuk kelas VI dan VII dipakai <strong>Syarhu ‘d-Diybaaj</strong>.</li>
<li>Tauhid. Untuk kelas II dan III <strong>Matan Sanusy</strong>, kelas IV <strong>Kifaaya tu ‘l-‘Awwaam</strong> dan kelas V s/d VII <strong>Al-Hushuunu ‘l-Hamiidiyah</strong>.</li>
<li>Tashauf. Untuk ini di pakai <strong>Maraaqy Al-‘Ubuudiyah</strong>.</li>
<li>Fiqah ( Fiqih ). Untuk kelas I <strong>Safiianatu ‘n-Najaa</strong>, kelas II <strong>Matan Taqriib</strong>, kelas III <strong>Fathu ‘l-Qariib</strong>, kelas IV dan V <strong>Fathu ‘l-Mu’iin</strong>, kelas VI dan VII <strong>Tahriir.</strong></li>
<li>Usnuul Fiqih. Untuk V <strong>Al-Bayan</strong> <strong>III </strong>karangan Abd.Hamid Hakim Padang, kelas VI dan VII <strong>Uswatu ‘l-Fiqih</strong> karangan Muhammad Al –Khudlary Bek Mesir.</li>
<li>Ilmu Akhlaq. Untuk ini dipakai <strong>Taisiiru ‘l-Akhlaaq.</strong></li>
<li>Tarikh Islam. Untuk ini dipakai karangan Muhyidin Al-Khaiyath dari Mesir.</li>
<li>Ilmu Tarbiyah ( Pendidikan ) dipakai karangan Mahmud Yunus.</li>
<li>Ilmu Manthiq, dipakai <strong>Iidlaahu ‘l-Mubham.</strong></li>
<li>‘Ilmu ‘n-Nafsi ( Ilmu Jiwa ), juga karangan Mahmud Yunus.</li>
<li>‘Ilmu Jughraafy ( Ilmu Bumi ), Untuk Ilmu Bumi Indonesia dipakai karangan Mahmud Yunus dan untuk Ilmu Bumi Umum dipakai karangan orang Mesir.</li>
<li>‘Ilmu’l_Hisaab ( Berhitung ), dipakai karangan dari Mesir.</li>
<li>Bahasa Indonesia dipakai <strong>Melawat</strong> ke <strong>Barat</strong> karangan Adi Negoro.</li>
</ol>
<p> </p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">GEDUNG PERMANEN.</span></strong></p>
<p>Melihat pesatnya maju Madrasah Al-Muslim, sehingga para pelajarnya tidak hanya. datang dari Aceh Utara saja, maka semangat pengurus Al-Muslim semakin bertambah dan diputuskanlah untuk segera dibangun gedung permanen sedangkan lokasinya ditetapkan didekat Teungku Di Glee, jalan ke Uteuen Gathom, atas tanah yang di wakafkan oleh  Ampon Chik khusus untuk mendirikan Madrasah Al-Muslim.</p>
<p>Untuk mencari bentuk yang baik dari gedung yang akan di bangun itu, diputuskan untuk mengirimkan satu team ke Sumatra Barat guna membanding-bandungkan antara gedung-gedung yang sudah ada disana Tim tersebut terdiri dari tiga orang, yaitu Tgk.Abd Rahman Meunasah Meucap sendiri sebagai ketua. Tgk. Umar Gampong Raya sebagai tenaga ahli dan yang akan melaksanakan pembangunannya nanti dan Haji Mustafa Salim, pimpinan Madrasah “Islamiyah” Bireuen yang berasal dari Sumatra Barat, sebagai penunjuk jalan. Pada suatu hari yang telah ditentukan,  dengan diantar oleh para pengajar dan para pelajar Al-Muslim team tersebut berangkat dari Matangglumpangdua, dengan menumpang kereta api menuju Kutaraja ( sekarang Banda Aceh ) untuk selanjutnya naik kapal laut dari Ulee Lheue menuju Emma Haven ( Teluk Bayur ) sekarang di Padang.</p>
<p>Sepulang team tersebut dari Sumatra Barat, diadakan rapat dan ditentukan gambar yang dipilih. Sesuai dengan hasil rapat tersebut, maka pada tanggal 10 Muharram 1350 H. bertepatan dengan tanggal 28 Mai 1931, dilansungkan acara peletakan batu pertama gedung Madrasah Al-Muslim yang permanent di jalan Tgk.Abd.Rahman sekarang, oleh Pocut Ramlah, putri tertua dari Ampon Chik Peusangan, sedang pelaksanaan pembangunannya adalah Tgk.Umar Gampong Raya. Beliau adalah seorang <strong>autodidak</strong>, tidak pernah sekolah tetapi bakat tehniknya cukup menonjol, mulai dengan memperbaiki jam, membuat pabric genteng, membangun gedung-gedung, termasuk gedung Al-Muslim, pasar kamis sekarang dan lain-lain. Rencana semula hanya terdiri dari tujuh ruang untuk tempat belajar dan satu ruang Dewan Guru yang merupakan “UleeGajah” tetapi kemudian “ UleeGajah” tidak jadi dibuat, diganti empat ruang bertingkat di kedua ujung sebelah belakang seperti yang terlihat sekarang.Di belakang dilengkapi dengan 2 buah asrama,mushalla dan WC. Sebelah selatan gedung induk, dibangun beberapa rumah untuk para Guru dan Pengurus Al-Muslim. Karena rumah itu sifatnya darurat, maka pada masa peristiwa Aceh, tidak dapat dipakai lagi.</p>
<p> </p>
<p><strong>Berdirinya Cabang-cabang.</strong></p>
<p>Sesuai dengan tujuan Jam’iyah Al-Muslim, maka pengurusnya selain dari pengelola Madrasah Al-Muslim, juga aktif mengadakan rapat-rapat umum untuk memberikan penerangan agama kepada masyarakat.Dalam rapat-rapat umum itu selaian dari amar makruf nahi mungkar,  juga di anjurkan supaya ditempat-tempat tertentu didirikan cabang Madrasah Al-Muslim. Anjuran ini mendapat sambutan yang menggembirakan, sehingga dimana-mana berdiri cabang Madrasah Al-Muslim, seperti di Bale Seutui, di Cot Meurak ( Bireuen ), di Cot Batee, di Leung Daneun, di Krueng Baro, di Uteuen Gathom, di Bugak, di Leubue dan di Blang Bladeh. Pembukaan cabang-cabang ini sangat diperlukan, karena selain dari pemerataan, juga karena Madrasah Al-Muslim induk sendiri di Matangglumpang Dua, sudah tidak dapat lagi menampung pelajar yang berdatangan tidak hanya dari seluruh Aceh, melainnkan juga dari seluruh Sumatera, bahkan ada yang datang dari luar negeri, yaitu dari Malaysia yang pada waktu itu disebut Malaya.</p>
<p> </p>
<p><strong>Mengeluarkan Hasil.</strong></p>
<p>Oleh karena angkatan pertama mulai belajar pada bulan April 1930, sedang kenaikan kelas disesuaikan dengan ketentuan pemerintah, yaitu bulan Agustus, maka pada bulan Juli tahun itu juga diadakan ujian kenaikan kelas di samping dilakukan penerimaan pelajar baru. Jadi mereka hanya belajar selama empat bulan. Hal ini dilaksanakan, mengingat bahwa pelajar-pelajar angkatan pertama itu sudah besar-besar, karena mereka sudah menamatkan Vervolggschool ( sekolah sambungan ) yang lama belajarnya dua atau tiga tahun sesudah Volksscchool tiga tahun atau mereka sudah menamatkan Inlandsche School yang lam belajarnya lima tahun, di samping mereka juga menamatkan belajar Al-Qur-an . Oleh karena itu   pelajar angkatan pertama, sesudah belajar selam enam tahun empat bulan, sudah dapat menamatkan pelajaran mereka di Madrasah         Al-Muslim Peusangan yang lama belajarnya tujuh tahun. Meskipun demikian, karena ujiannya dahulu sangat berat, baik lisan maupun tulisan, maka dari sekian banyak muridnya yang dapat lulus hanya empat orang saja dengan urutan-urutan nomor lulusnya sbb :</p>
<p>Nomor 1       : Ibrahi Kenawat, Takengon Aceh Tengah, ( sekarang terkenal dengan panggilan Ibrahim Mantek).</p>
<p>Nomor 2       :  ‘Izzuddin Ali, dari Peusangan sendiri.</p>
<p>Nomor 3       :  M. Asyik Ujong Blang, Bireuen, Kecamatan Jeumpa.</p>
<p>Nomor 4       :  M. Ali Sulaiman Cot Buket, Kecamatan Peusangan.</p>
<p>Keluaran hasil pertama ini terjadi pada bulan Juli 1936</p>
<p> </p>
<p>Pada   tahun   berikutnya   yaitu   pada   bulan  Juli 1937 keluar angkatan kedua sejumlah 8 orang yang lulus ujian yang juga cukup berat. Meskipun 8 orang, namun nomornya 7, karena nomor 1 dua orang.</p>
<p> </p>
<p>Nomor 1                     : yaitu Mahyiddin Yusuf dan Ismail Muhammad Syah</p>
<p>                                      ( Dr. H. Ismail Muhammad Syah, SH atau ISMUHA )</p>
<p>Nomor 2                      : Sulaiman Mahmud Pulo Kiton Bireuen ( sekarang  Drs. Sulaiman Mahmud,     pensiunan Pegawai Tinggi Departemen Dalam Negeri )</p>
<p>Nomor 3                      :  Mustadla Hasballah Lueng Daneun.</p>
<p>Nomor 4                      :  Yahya Hanafiah Jangka ( almarhum )</p>
<p>Nomor 5                      :  M. Rasyid Pase Teupin Punti.</p>
<p>Nomor 6                      :  M. Yusuf Takengon dan</p>
<p>Nomor 7                      :  Ahmad Krueng Panjo ( almarhum )</p>
<p> </p>
<p>            Pada tahun itu Al-Muslim mempunyai kemampuan untuk mengirimkan seorang alumnusnya untuk melanjutkan pelajaran ke Sumatera Barat. Pilihan jatuh kepada Mahyiddin Yusuf. Sedang Sulaiman Mahmud dan Mustafa berangkat dengan biaya sendiri yang disertai juga oleh M. Ali Balwy yang pada tahun itu dia naik kelas tujuh. Ismail Muhammad Syah dan Yahya Manafiak yang tidak sanggup berangkat dengan biaya sendiri, ditugaskan untuk menjadi Guru kelas I. Tetapi Ismail Muhammad Syah hanya bersedia mengajar setahun saja. Kemudian melanjudkan juga dengan cara sendiri.</p>
<p>Di Kutablang Samalanga ada sebuah Madrasah bernama <strong>Madrasah Al-Ishlah</strong> dibawah pimpinan Tgk. H. Hasan ( almarhum ) yang pernah belajar di Mekkah dan Langkat. Caranya berbeda dengan Al-Muslim. Kalau Al-Muslim terdiri dari tujuh kelas dan belajarnya pagi semua, maka Al-Ishlah masa belajarnya 8 tahun, sore 4 tahun dan pagi 4 tahun, sesudah lulus kelas 4 sore, baru masuk kelas 1 pagi. Pada tahun 1937 juga sudah menghasilkan abituren pertama yang hampir semua di angkat menjadi guru untuk kelas-kelas bahagian sore. Ada seorang di antara mereka yang mampu melanjutkan juga pelajaran ke Sumatera Barat, yaitu M. Daud Lampoh Rayeuk ( Peusangan )</p>
<p>            Ia bersama-sama dengan rombongan Al-Muslim. Atas usul mereka yang tidak berangkat ke Sumatera Barat, maka pada akhir tahun 1938, di Madrasah Al-Ishlah Kutablang Samalanga dibukalah satu kelas tambahan yang khusus untuk memperdalam ilmu agama Kelas ini disebut lima pagi. Mendengar itu Ismail Muhammad Syah pada tanggal            27 Desember 1938 berangkat ke Samalanga untuk memasuki kelas tambahan itu untuk menambah lagi pengetahuan agamanya. Bersama dengan Ismail Muhammad Syah, berangkat pula dua pelajar Al-Muslim lainnya yang belum selesai belajar di Al-Muslim, yaitu Abd.Majid Cot Keuranji yang baru naik kelas 7 Al-Muslim. Oleh karena itu di tempatkan di kelas IV pagi Al-Ishlah. Seorang lagi adalah Ahmad Paya Meuneng yang masih kelas lima di Al-Muslim, maka di Al-Ishlah di tempatkan di kelas III pagi.</p>
<p>            Pada tahun 1938 keluarlah angkatan ke tiga, saya tidak ingat lagi berapa orang lulus ujian, tetapi saya ingat betul bahwa yang menjadi pemuncak angkatan ke tiga adalah Ismail Thalib Krueng Mane. Angkatan ke empat adalah Ismail juga yaitu Ismail Fakhry dari Meulaboh Aceh Barat. Oleh karena itu orang – orang di Matangglumpang Dua ada yang membicarakan bahwa pemuncak angkatan pertama adalah Ibrahim, angkatan kedua, ketiga dan angkatan keempat adalah anaknya Ismail. Mereka ingat kepada nabi dan anaknya Ismail. Saya membantah karena dengan mengatakan, mengapa yang hanya disebut hanya Ismail, sedang pada angkatan kedau selain Ismail ada Mahyiddin yang menjadi pemuncak, bersama Ismail Muhammad Syah.</p>
<p>            Di antara angkatan kelima yang saya ingat adalah M.Ali Muhammad ( sekarang Drs. M.Ali Muhammad, Ketua jurusan Tafsir/Hadist pada Fakultas Syari`ah IAIN Jami`ah Ar-Raniry ).</p>
<p>            Diantar pemuncak- pemuncak itu Ismail terus belajar sejak dibuka Normaal Islam Istintut di Bireuen pada tanggal 27 Desember 1939, ia masuk menjadi salah seorang dari 57 orang pelajar angkatan pertama Normaal Islam itu. M.Ali Muhammad menyusul sebagai salah seorang pelajar angkatan kedua Normaal Islam bersama-sama dengan Ibrahim Husein,lulusan Madrasah sa`adah Abadiyah Blang Pase, Sigli. Baik Ismail Muhammad Syah, maupun M.Ali Muhammad, sambil belajar di pagi hari di Normaal Islam, sore hari mengajar di Juli. Kalau Ismail Muhammad Syah di Madrasah Al-Ikhlas di Keude Dua, maka M.Ali Muhammad di Keude Trieng.</p>
<p>            Sesudah lulus ujian akhir di Normaal Islam Instintut ( yang pada zaman Jepang  di ubah namanya menjadi Perguruan Normaal Islam ) pada tanggal 15 Agustus 1943, Ismail Muhammad Syah mendapat panggilan dari <strong>Atjeh Syu-Sihobutyo</strong> ( kepala Kehakiman Daerah Aceh ) lewat Tgk.Abd.Rahman Meunasah Meucap, untuk memasuki kursus kehakiman di Kutaraja ( sekarang Banda Aceh ). Demikianlah maka pada tanggal             5 Desember 1943 Ismail Muhammad Syah berangkat ke Kutaraja dan pada tanggal           6 Desember melapor kepada Atjeh Syu Sihobu,E. Aoki. Sesudah menyerahkan riwayat hidup, terus di keluarkan beslit sebagai pegawai terhitung sejak 6 Desember 1943 dengan tugas : pagi belajar pengetahuan Hukum dan bahasa Jepang dan sorenya bekerja di kantor. Perlu di ingat bahwa jam kantor waktu Jepang adalah jam 8 pagi sampai jam 12 siang, kemudian istirahat dan jam 2 sore masuk lagi sampai jam empat sore.</p>
<p>Sesudah enam bulan belajar, Atjeh Syu Sihobiyu memberi tugas belajar ke Bukit Tinggi selam 10 bulan. Sepulang dari san di tugas kan pada Kutaraja Tihoo Hooin ( Pengadilan Negeri Kutaraja ) yang mengurus pengadilan negeri seluruh Aceh sebagai leburan dari Atjeh Syu Sihobu.</p>
<p>            Sesudah zaman merdeka, Ismail Muhammad Syah terpilih menjadi salah satu utusan Aceh untuk menghadiri Kongres Muslim Indonesia yang di adakan di Yokyakarta. Kesempatan ini dipergunakan untuk dapat belajar lagi dengan jalan lebih dahulu berusaha pindah ke Yokyakarta. Usaha itu berhasil dengan dipindahkannya dari Pengadilan Negeri Kutaraja ke Departemen Kehakiman RI di  Yogya terhitung sejak tanggal 1 Januari 1950 dengan demikian ia dapat memasuki Fakultas UII di Yokyakarta. Kemudian sesudah di buka PTAIN ( Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri ) yang sekarang menjadi IAIN, ia merangkap kuliah disamping bekerja pada Pengadilan Negeri Yokyakarta. Sesuai dengan belajar sambil kerja maka pada tahun 1956, Lulus Sarjana Muda Fakultas Hukum dan pada tahun 1961 lulus sebagai Sarjana Lengkap PTAIN/IAIN Fakultas Syariah. Karena Ismail Muhammad Syah sering menulis dalam majalah dan surat-surat kabar dengan nama samaran Ismuha, maka kemudian lebih terkenal dengan panggilan Ismuha. Kemudian sejak tanggal 13 Desember 1962, Drs. Ismuha di angkat oleh Menteri Agama Saifuddin Zuhri menjadi Dekan Fakultas Syari`ah Darussalam Banda Aceh sebagai cabang IAIN Yokyakarta dan pada tahun 1965 di angkat menjadi Rektor IAIN Jami’ah Ar-Raniry Darussalam Banda Aceh selama dua kali masa jabatan sampai tahun 1972. Meskipun sudah pernah menjadi rektor, tetapi tetap belajar, sehingga pada tahun 1978 berhasil mencapai gelar SH (Sarjana Hukum pada Fakultas Hukum Syiahkuala di Darussalam Banda Aceh. Kemudian pada tahun 1979 sampai tahun 1981 diangkat oleh Menteri Agama Alamsyah Ratuperwiranegara menjadi Pjs Rektor IAIN Sumatera di Medan, pada tanggal 1 September 1984 berhasil meraih gelar Dr (Doktor) pada Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara di Medan.</p>
<p> </p>
<p>            Semua itu bertitik tolak dari modal pertama <strong>Madrasah Al-Muslim</strong> <strong>Puesangan</strong> ini. Oleh karena itu, Dr. H. ISMUHA, SH waktu mengucap terima kasih dalam disertainya, di mulai dari nama Tgk. Abdurrahman Muenasah Muecap, pendiri Al-Muslim ini.</p>
<p> </p>
<p>            M. Ali Muhammad juga tidak kalah semangat belajarnya. Sesudah lulus dari perguruan Normal Islam pada tahun 1944, ia mengajar pada Madrasah Al-Muslim selama 4 tahun. Kemudian pada tahun 1948 dengan membawa serta beberapa orang pelajar Al-Muslim, di antaranya M. Nur Nikmat, berangkat ke Malaya untuk menuju ke Mesir. Tetapi karena menemui kesulitan di Malaya (sekarang Malaysia), terpaksa mereka di sana berpisah. Abdul Karim tinggal di Penang dan kawin di sana, M. Ali Muhammad berangkat ke Singapore, M. Nur Nikmat dan beberapa lain pulang ke Indonesia.Dari Singapore Ali Muhammad beralih haluan ke Jawa, sehingga dia naik perahu yang mau ke Jawa. Tetapi musibah topan membawanya hanyut ke suatu pulau kecil dan akhirnya kembali lagi ke Singapore. Hal itu diceritakan dalam suratnya kepada Ismail Muhammad Syah di Kutaraja.</p>
<p> </p>
<p>            Sesudah Ismail Mahammad Syah berhasil pindah ke Yogya, maka ia menulis sebuah kartu pos ke Singapore. Karena alamat Ali Muhammad di sana berpindah-pindah, maka kartu pos di alamatkan kepada alamat Sayid Ahmad Dahlan, Radio, Singapore, memberitahukan bahwa Ismail Muhammad Syah sudah pindah ke Yogyakarta. Rupanya kartu pos tersebut sampai kepada Ali Muhammad. Lalu ia membalas dengan memberitahukan rencananya akan berangkat ke Peking dengan biaya O.A. Usman Adamy, salah seorang saudagar Aceh yang terkemuka pada masa itu. Membaca rencana itu, Ismail Muhammad Syah segera membalas dan memberi pendapat yang lebih baik tidak usah di laksanakan rencana itu dan sebaiknya pulang ke Aceh, Karena ia sebelum berangkat sudah berkeluarga. Jangan lah keluarga di tinggalkan begitu lama. Saran itu hanya di terima sebagian, yaitu tidak jadi ke Peking, melainkan ia melanjutkan perjalanan ke Yogya ke tempat Ismail Mahammad Syah, sambil bekerja di jawatan Penerangan Agama,  Ali Muhammad masuk SMA YUB sore harinya. Karena Jawatan Penerangan Agama pindah ke Jakarta dan meninggalkan SMA YUB dan memasuki , UID (Universitas Islam Djakarta).</p>
<p>            Kemudian dia pindah ke Kutaraja dan keeutulan di sana di buka Fakultas Syari’ah pada tanggal 2 september 1960, maka mencatatkan diri sebagai Mahasiswa No. daftar 1 pada tahun 1966 ia lulus bersama dua orang lainnya, sebagai lulusan pertama IAIN Jami’ah Ar-Raniry. Pernah satu kali menjadi dekan Fakultas syari’ah menggantikan pak Ismuha yang ditugaskan menjadi Pjs Rektor IAIN Sumatera Utara pada tahun 1979.</p>
<p> </p>
<p>ALMUSLIM SEBAGAI BIDAN DAN RUMAH BERSALIN PUSA</p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;"> </span></strong></p>
<p>Tgk. Abd. Rahman Meunasah Muecap (Ketua Jami’ah Al-Muslim), Tgk. Usman Aziz (Salah seorang guru  Madrasah Al-Muslim) dan Tgk. Ismail Yakob (almarhum), merupakan team bidan yang menangani kelahiran PUSA (Persatuan Ulama seluruh Aceh) di halaman gedung permanen Madrasah Al-Muslim dalam suatu Musyawarah besar ulama seluruh Aceh yang berlangsung pada tanggal 12-14 Rabi’ul Auwwal 1358 bertepatan pada tanggal 5-7 mei 1939. Musyawarah tersebut melaporkan sebuah organisasi ulama yang diberi nama PUSA dengan susuna pegurus sbb:</p>
<p>Bachermheer (pelindung)                      :T. Haji Chik Muhammad Johan Alamsyah (Zelfbestuurdervan Peusangan), mengingat jasanya berupa jaminan tidak akan terjadi apa-apa, untuk mendapatkan izin musyawarah Ulama seluruh Aceh tersebut.</p>
<p>Hoofdbestuur (Pengurus Besar)            :</p>
<p>Ketua I                                                 :Tkg. M. Daud Beurue-eh.</p>
<p>Ketua II                                               :Tgk. Abd. Rahman Muenasah Muecap.</p>
<p>Sekertaris I                                           :Tgk. M. Nur Al-Ibrahimy.</p>
<p>Sekertaris II                                         :Tgk. Ismail Yakub.</p>
<p>Bendahara                                            :T.M. Amin (almarhum)</p>
<p>Komisaris                                             :Beberapa orang, di antaranya Tgk. Usman Aziz, Tkg. Abd. Wahab Suelimum, Tgk. Syekh H.Abd. Hamid Samalanga, Tgk. Usman Lampoh Awe, Tgk. Yahya Baden Puedada, Tgk Mahmud Simpang Ulim, Tgk. H.Mustafa Ali, Tgk. M.Daud Langsa dan Tgk. Ahmad Damanhuri Takengon. (Lihat Sinar Darussalam No.14/1969).</p>
<p> </p>
<h1>Madrasah Al-Muslim Bagian Puteri</h1>
<p>Di samping pelajar-pelajar putra yang belajar pagi hari, maka diadakan pula pelajaran bagian putri yang belajar sore hari. Tetapi ini hanya sampai kelas IV sedangkan kalau sudah duduk kelas V, digabungkan dengan bagian putra pagi hari, karena pada waktu itu sukar mencari guru Wanita untuk kelas V ke atas. Di antara guru-guru bagian putri ialah Tgk. Shafiah Harun. Yang sekarang lebih di kenal sebagai Mi Shafiah, istri Tgk. Izzuddin Ali yang juga menjadi guru bagian putra kemudian di buka pula cabang ruang seperti yang lebih di sebutkan sebelum ini.</p>
<h1>Koperasi dan boekhendel Al-Muslim</h1>
<p>Seiring dengan berdirinya Madrasah Al-Muslim Peusangan, Jami’ah Al-Muslim juga mendirikan Koperasi Al-Muslim dalam bidang warung nasi sekaligus dengan warung kopi, dengan tempat di “Keude Tuha” sebelah utara rel kereta api,bersebelahan dengan warung nasi Teungku. Nekmat (orang tua M. Nur Nekmat). Pelaksananya adalah Tgk. Puteh, yang kemudian terkenal dengan Tgk. Puteh Koperasi.</p>
<p>Sesudah Madrasah Al-Muslim menempati gedung baru dan guru bertambah seorang lagi, yaitu Tgk . Usman Aziz, maka atas gagasan dan bimbingan beliau di buka pula sebuah usaha lain di bidang lain pula. Usaha ini dinamakan “Boekhandel Al-Muslim”. Selain dari melayani buku-buku yang di perlukan sekolah, juga menyediakan alat-alat kepanduan untuk para pandu yang bernama KAMUS (Kassyafatul Al-Muslim) yang pada saat itu sangat pesat kemajuannya. Boekhandel ini dilaksanakan oleh salah seorang pelajar Al-Muslim sendiri M.Husin yang lebih dikenal dengan Husin, di bawah bimbingan Tgk Usman Aziz. Tempatnya mula-mula di toko kecil  di “Kuede Baru”, sebelah selatan rel kereta api. Tetapi kemudian mendapatkan yang lebih baik, yaitu di sebelah koperasi Al-Muslim bidang warung nasi dan kopi, sehingga kedua usaha ini cukup ramai. Malahan Boekhandel ini sudah menjadi tempat berkumpul tidak resmi para pengurus dan para guru Madrasah Al-Muslim di luar jam dinas. Waktu Bapak Ismail Muhammad Syah pada akhir November 1943 malam-malam pulang dari Juli bersama-sama dengan Bapak M. Ali  Muhammad untuk memenuhi panggilan Tgk. Meunasah Meucap yang baru pulang dari Kutaraja (Banda Aceh), juga di Boekhandel Al-Muslim itu menemui beliau yang sedang berkumpul dengan hampIr semua tokoh-tokoh Peusangan yang terdiri dari guru-guru Al-Muslim dan lain-lain. Di Boekhandel itulah Tgk. Abd. Rahman Meunasah Meucap menyampaikan berita gembira bahwa Pak Ismail Muhammad Syah di panggil ke Kutaraja untuk memasuki sekolah kehakiman yang         diadakan oleh Atjeh Syu Sihoobutyo, E. Aoki, sesudah tiga bulan menyelesaikan pelajarannya di Normal Islam Instituut  PUSA di Bireuen. Pada waktu itu yang mengelola Boekhandel adalah Tgk. Abd. Daud menggantikan Nek Husin yang telah menyelesaikan pelajarannya di Madrasah Al-Muslim dan pulang ke Lhoksukon. Sebagai juga Tgk. Puteh di lekatkan namanya menjadi Tgk. Puteh Koperasi, maka demikianlah pula Abdullah menjadi Tgk. Abdullah Boekhandel, waktu musibah terbakarnya satu baris “Keude Tuha” bersama pasarnya tahun 1952, maka baik koperasi maupun Boekhandel Al-Muslim turut menjadi abu.</p>
<p> </p>
<p><strong>Lambang Al-Muslim</strong></p>
<p>Sebagai mana biasanya tiap organisasi mempunyai lembaga, maka demikian pula Al-Muslim mempunyai lembaga yang di pakai, baik merupakan bendera, pada peci pelajar, olah raga, kepanduan, maupun pada gedung Al-Muslim sendiri yang dicor tiap pintu.</p>
<ol>
<li><strong><span style="text-decoration:underline;">Bentuk Lambang</span></strong></li>
</ol>
<p>Lambang Al-Muslim bentuknya segi lima berpancaran sinar matahari, kubah terbalik, dalam arti bentuk persai, kecuali yang dicor di atas pintu, maka semunya bertulisan Arab yang berbunyi Madrasah Al-Muslim Peusangan.</p>
<ol>
<li><strong><span style="text-decoration:underline;">Arti Lembaga</span></strong>
<ol>
<li>Warna kuning emas pada pinggir 3 mm, berarti keagungan Allah  SWT</li>
<li>Merah darah bentuk matahari, berarti gagah berani.</li>
<li>Tulisan Arab putih, berarti suci</li>
<li>Merah kuning sinar matahari, berarti Qur’an dan Hadits (ahlussunnah-wal jama’ah)</li>
<li>Warna dasar biru muda, berarti tentram,damai dan bersatu.</li>
<li>Lima pancaran sinar matahari, berarti Islam di tegakkan atas lima rukun.</li>
</ol>
</li>
</ol>
<p> </p>
<p>Kesimpulannya, dengan kesucian dan keikhlasan, berani menegakkan Agama Allah berdasarkan Qur’an dan Hadits, menuju masyarakat Peusangan yang cerdas, bersatu, aman dan tenteram di ikat oleh ukhuwah islamiyah yang abadi.</p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Regu nasyid/Nyanyi</span></strong></p>
<p>Untuk menyemarakkan tabligh-tabligh yang sering dilakukan oleh pengurus Al-Muslim,di bentuk pula regu nasyid/nyanyi. Dalam berdakwah Landschap Peusangan, atas usul Tgk. Abd. Rahman Meunasah Meucap pernah satu kali pada hari-hari raya Puasa, hari kedua, rombongan nasyid/nyanyi Al-Muslim di bawah pimpinan Tgk. Abd. Rahman Meunasah Meucap,berziarah ke tempat kediaman Nek Ben Guerugok. Dalam kesempatan itu regu nasyid/nyanyi Al-Muslim memperlihatkan kebolehannya. Anggota-anggota nasyid/nyanyi itu di pilih diantara pelajar yang bagus suaranya. Isi nyanyian sengaja disusun demikian rupa, sehingga membangkitkan semangat para pendengar untuk bergerak mengayunkan langkah ke arah kemajuan agama dan bangsa.</p>
<p>Rupanya ziarah ini sangat berhasil, ternyata dalam waktu yang singkat, Nek Ben Guerugok, memerintahkan untuk mendirikan sekolah agama yang di beri nama Darul Uluum yang sampai sekarang masih dapat di lihat di kota Guerugok, Ibukota Kecamatan Gandapura.</p>
<p>Regu nasyid/nyanyi yang paling unggul ialah regu cabang Bale Seutui, karena pimpinanya Tgk. Syeh Hamzah alias Tgk. Peusangan pandai sekali menyusun lagu di samping keahliannya berpidato dan ada pula seorang kepala regu yang sangat berbakat yang benama M. Jamil Kareing. Anggota-anggota regu Bale Suetui, memakai, gal Arab Saudy, sehingga tambah menarik. Di antara anggota Bale Suetui adalah seorang putera Tgk. Syeh Peusangan sendiri, M. Daud Hamzah.</p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Al-Muslim pada zaman Jepang</span></strong></p>
<p>Pada tanggal 7 maret 1942, Pemerintah Hindia Belanda yang di kepalai oleh Tjarda sebagai Gubernur Jendral, telah menyerah kepada Jepang di Jawa. Tapi Jepang baru masuk ke Aceh pada tgl 12 Maret 1942 dari dua tempat, yaitu di Ujoeng Batee (Aceh Besar) dan Kuala Bugak (Aceh Timur). Tentara Jepang yang mendarat di Ujoeng Batee, baru tiba di Bireuen tanggal 13 Maret dan besoknya tanggal 14 Maret baru berangkat, sehingga sebahagian ke Takengon dan sebahagian ke arah Timur, melalui Matanggulumpang Dua, ibukota negeri Peusangan.</p>
<p>Jepang mengetahui pemerintahan di Indonesia sesuai dengan zaman perang lebih-lebih lagi pada waktu itu Jepang sedang menghadapi musuh yang sangat kuat terdiri dari berbagi bangsa yang bergabung dalam melawan Jepang yang hanya mempunyai dua bangsa, sebagai kawan, yaitu Jerman dan Itali, sedang selebihnya kecuali beberapa negara kecil yang netral, adalah bergabung menjadi sekutu untuk melawan tiga bangsa tersebut. Sekutu terdiri dari lima negara besar, yaitu : Amerika Serikat, Uni Sovyet, Inggris, Perancis dan Cina Nasionalis, ditambah dengan sejumlah negara-negara kecil, termasuk Belanda.</p>
<p>Sudah lumrah pada zaman perang, apalagi perang dunia, segala sesuatu itu macet, terutama bidang pendidikan kecuali pendidikan kemiliteran dan olahraga. Tenaga semua di kerahkan untuk persiapan melawan musuh dalam hal ini tidak kecuali Madrasah Al-Muslim Peusangan. Waktu lebih banyak di gunakan untuk gotong-royong dari pada belajar. Jam’iah. Al-Muslim pun turut terbengkalai, sehingga kekayaannya sukar diurus sebagaimana  biasa. Persatuan yang terpadu, kini menjadi porak-poranda, karena situasi perang menimbulkan rasa curiga antara satu golongan dan golongan yang lain. Hal  semacam ini tentu tidak menguntungkan sama samasekali.</p>
<p> </p>
<p><strong>Al-Muslim Sesudah Proklamasi</strong></p>
<p>Sebagai akibat dijatuhkan bom atom oleh pihak sekutu di negeri Jepang sendiri, yaitu dikota Hiroshima dan Nagasaki, yang mengakibatkan kehancuran yang tidak ada taranya. Maka Jepang pada tanggal 14 Agustus 1945 menyerah kalah kepada sekutu. Kesempatan ini dipergunakan sebaik-baiknya oleh bangsa Indonesia untuk bergerak melepaskan diri dari semua penjajah.Demikianlah pada tanggal 17 Agustus 1945 di Jakarta Sukarno-Hatta atas nama bangsa Indonesia memproklamirkan kemerdekaan Indonesia kepada seluruh dunia.Tapi karena pemerintahan pada masa Jepang, Sumatera dan Jawa terpisah, masing-masing takluk langsung ke Saigon.Maka berita Proklamasi Indonesia itu lambat sampai ke Sumatera terutama ke Aceh. Aceh secara resmi baru mengetahui berita kemerdekaan itu pada bulan September 1945, meskipun tentunya ada perseorangan yang sudah mengetahui sebelumnya, tapi tidak berani bicara karena Jepang dalam kenyataan masih berkuasa.</p>
<p>Proklamasi 17 Agustus 1945 mempunyai konsekwensi yang berat.Karena pemerintah Belanda masih ingin kembali menjajah Indonesia dan rupanya juga mendapat bantuan dari sekutu,terbukti Belanda membonceng sekutu masuk Indonesia bahkan ke Aceh juga. Oleh karena itu, begitu berita proklamasi diterima di Aceh, semua rakyat siap sedia berlatih, menjaga pantai dan membentuk barisan perjuangan seperti Mujahiddin dan Pesindo. Dengan demikian, Al-Muslim belum sempat dikelola kembali sebagaiamna dahulu kala, meskipun tentunya sudah lebih baik dibandingkan dengan pada masa Jepang.</p>
<p>Untuk menambah senjata perjuangan, rakyat Peusangan melucuti tentara Jepang di Geulanggang Leubu,sehingga pertempuran Krueng Panjoe cukup dikenal,melawan tentara Jepang dari Aceh yang sudah berangkat ke Medan, diperintahkan kembali ke Aceh untuk mengambil senjata yang telah jatuh ke tangan rakyat. Banyak tentara Jepang yang mati dalam pertempuran itu disamping sejumlah rakyat juga turut syahid. Disamping Mujahiddin dan Pesindo, juga dibentuk Tentara Pelajar Islam yang terdiri dari pelajar-pelajar S.R.I Bireuen dan pelajar-pelajar Al-Muslim kelas V ke atas. Gedung Al-Muslim sebagiannya dipakai untuk keperluan T.P.I tersebut.</p>
<p><strong>Penegerian Madrasah Al-Muslim</strong></p>
<p>Berbeda dengan pemerintah colonial yang tidak mau tahu mengenai sekolah agama, maka Pemerintah Republik Indonesia yang berfalsafah Pancasila selain dari sekolah umum, juga sekolah agama mendapat perhatian pemerintah.                                              Bahkan pada tanggal 1 November 1946, dengan satu surat penyerahan resmi yang bernama Qanun penyerahan sekolah-sekolah agama kepada Pemerintah Daerah Aceh, hamper 180 buah madrasah diseluruh Aceh diserahkan kepada Pemerintah Aceh menjadi sekolah negeri dengan nama S.R.I.N( Sekolah Rendah Islam Negeri ) diantaranya masuklah  Madrasah Al-Muslim Peusangan. Sejak itu semua biayanya ditanggung oleh Pemerintah Daerah dan guru-gurunya menjadi pegawai negeri.Bagi satu segi, ini sangat menguntungkan karena selain dari para pengurus Al-Muslim sudah ringan bebannya, juga para guru sudah lebih terjamin gajinya.Hal tersebut berjalan dengan aman dan tenteram sampai penyerahan kedaulatan.Hal ini disebabkan oleh karena Aceh dapat bertindak sendiri menurut yang dipandang baik, bahkan Pemerintah Daerah dapat membantu pemerintah Pusat seperti pembiayaan pejuang-pejuang kita di luar negeri.</p>
<p>Sejak penyerahan kedaulatan status S.R.I.N mulai goyah, bahkan sesudah negara  kesatuan, beberapa kali Departemen Agama menyarankan kepada Kepala Pejabat Agama di Aceh supaya SRIN diserahkan saja kepada P dan K menjadi SR Negeri, karena di Jawa pada waktu itu tidak ada sekolah agama yang diurus oleh pemerintah.Tetapi berkat perjuangan gigih maka pada tahun 1952 kedudukan SRIN menjadi kuat kembali, dengan keluarnya Penetapan Menteri Agama tanggal 24 Desember 1952 No. 43 yang didalamnya tercantum bahwa kurang lebih 200 SRI  mendapat formasi dan biaya peralatan serta buku-buku pelajaran. Kemudian lebih cerah lagi pada tahun 1959 dengan keluarnya Penetapan Menteri Agama No. 1 tahun 1959 sebagai dasar hukum  tentang pengasuhan dan pemeliharaan SRI di Propinsi Aceh oleh Departemen Agama .Dalam surat penetapan itu dicantumkan nama-nama SRI di Aceh sejumlah 205 buah, diantaranya termasuk Madrasah Al-Muslim.Surat penetapan ini berlaku surut sampai bulan Januari 1952.</p>
<p><strong>Para Ketua Jam’iah Al-Muslim</strong></p>
<p>Sesudah Tgk. Abd<strong>. </strong>Rahman Meunasah Meucap meninggal dunia pada tanggal                 24 Maret 1949, maka ketua Jam’iah Al-Muslim dipegang oleh Tgk. Ibrahim Meunasah Barat. Sesudah beliau meninggal di Mekkah dalam menunaikan ibadah haji, maka digantikan oleh Tgk. Abbas Bardan Jangka. Sesudah beliau meninggal digantikan oleh Tgk. M. Abid Idham Pante Ara. Sesudah beliau sakit=sakit, digantikan oleh Tgk. H.M. Amin Bugak alias Tgk. Qadli, samapi beliau meninggal pada tahun 1978.Sejak itu digantikan MA Jangka ( Camat Peusangan ).</p>
<p><strong>Terbentuknya Yayasan Al-Muslim Peusangan</strong></p>
<p>            Generasi penerus Kecamatan Peusangan yang selalu mengikuti perkembangan Peusangan, melihat bahwa dengan diserahkan kepada Pemerintah Madrasah Al-Muslim, maka Jam’iah Al-Muslim yang sudah berjasa itu, hampirsaja lenyap, karena kegiatannya sudah tidak ada. Sesudah diadakan pembicaraan mendalam, maka diputuskanlah bahwa Jam’iah Al-Muslim itu harus dihidupkan kembali, tetapi harus merupakan badan hukum sesuai dengan perkembangan zaman. Untuk menghadap notaris membuat akte ditunjuklah :</p>
<ol>
<li>Said Umar Mahmud, Camat waktu itu sebagai pegawai yang diperbantukan pada daerah Swatantra Tk. I Aceh.</li>
<li>Alamsyah Abdullah, waktu itu pegawai Keuangan Daerah Swatantra Tk. I Aceh</li>
<li>Budiman Hasan, Guru Sekolah Guru Bawah ( SGB ) Negeri di Kutaraja .</li>
<li>Zainal Abidin Syah, pegawai Daerah Swatantra Tk. I Aceh</li>
<li>Tgk. H.M. Ali Balwy, Wakil ketua DPRD Swatantra Tk. I Aceh</li>
<li>Teuku Hasan, pegawai Dinas Perikanan Darat Daerah Swatantra Tk. I Aceh.</li>
</ol>
<p>Untuk pertama kali diangkat sebagai pengurus Yayasan tersebut adalah :</p>
<ol>
<li>M. Nur Nekmat, sebagai ketua</li>
<li>Ismail Hasan, sebagai wakil ketua</li>
<li>Said Umar Mahmud, sebagai Sekretaris</li>
<li>M. Hasan Ali, sebagai Wakil Sekretaris</li>
<li>Mohammadar, sebagai Bendahara</li>
<li>Alamsyah Abdullah</li>
<li>Budiman Hasan</li>
<li>Zainal Abidin Syah</li>
<li>Mukhtaruddin Hamzah</li>
</ol>
<p>10.  Encik Hawiyah</p>
<p>11.  Ahmad Thahir, masing-masing sebagai anggota-anggota yayasan tersebut.</p>
<p>Selanjutnya dalam Akte Notaris No. 18 tanggal 18 Maret 1959 itu disebutkan juga Badan Pengawas   Yayasan yang terdiri dari :</p>
<p>1.  Tgk. H. M Ali Balwy, Ketua</p>
<p>2.  Tgk. Hasan Ibrahim ( Asisten Wedana ), wakil ketua</p>
<p>3.  Teuku Hasan, sekretaris</p>
<p>4.  Tuan Muhammad Syah ( guru SRN Mat. GLP. Dua ), wakil sekretaris</p>
<p>5.  Tgk. Mahyuddin Yusuf</p>
<p>6.  Tgk. Zakaria Ahmad</p>
<p>7.  Tuan Ismail Ibrahim, pembantu-pembantu</p>
<p>            Mengenai tujuan yayasan dijelaskan dalam pasal 2, yaitu mengadakan pembanguna dalam lapangan pendidikan ruhani dan jasmani dalam arti kata seluas luasnya.</p>
<p>Dalam pasal 3 disebutkan bahwa untuk mencapai tujuan, yayasan mengadakan usaha-usaha antara lain :</p>
<ul>
<li>Mendirikan nberbagai sekolah yang dibutuhkan oleh masyarakat, terutama di daerah Kecamatan Peusangan dan ditempa-tempat lain yang dirasa perlu.</li>
<li>Mendirikan asrama-asrama pelajar dan pesantren-pesantren.</li>
<li>Usaha-usaha lain yang berhubungan dengan pendidikan.</li>
</ul>
<p>            Oleh karena banyaknya pelajar-pelajar yang memasuki SRI, maka gedung yang sudah ada tidak dapat menampung semua peminat. Oleh karena itu pada kira-kira tahun 1960 dibangun lagi serbuah gedung sekolah yang mempunyai empat ruangan. Bahan-bahanya sebagian berasal dari simbangan O.K.S.I Matangglumpang Dua.</p>
<p>Setelah Al-Muslim Peusangan berdiri dalam kurun waktu cukup lama itu tentunya ada  masa maju dan surutnya.</p>
<p> </p>
<p>Setelah musyawarah besar Al-Muslim bulan novenber 1979 kelembagaan Yayasan       Al-Muslim dan keorganisasiannya telah diperbaharui dengan akte Notaris Nomor : 13/Lsm/AU/1983, tanggal 11 Mei 1983 dan telah terdaftar di kepanitraan Pengadilan Negeri.</p>
<ol>
<li>Perguruan Tinggi Al-Muslim</li>
</ol>
<p>Yayasan Al-Muslim Peusangan yang telah cukup lama membina Madrasah Diniah, Tsanawiah, Aliyah, Sekolah Menengah Atas (SMA), dan Pesantren Pertanian, Musyawarah setengah abad Al-Muslim Peusangan pada bulan November  1979 dan di perkuat pula secara kongkrit oleh program kerja Yayasan Al-Muslim Peusangan yang dihasilkan oleh Musyawarah kedua Yayasan Al-Muslim tanggal 18 Safar 1405 H. bertepatan dengan tanggal 12 Nopember 1984. Maka Yayasan Al-Muslim penuh pertimbangan untuk menjaga kelangsungan historis dan prinsip-prinsip yang telah terkristalisir dari sejarahnya yang melebihi dari setengah abad dari lembaga pendidikan Al-Muslim, maka pada 14 hari Zulkaidah 1405 H. bertepatan dengan tanggal 1 hari bulan Agustus 1985 M. telah diresmikan Perguruan Tinggi Al-Muslim dengan Fakultas pertama yaitu Fakultas Tarbiyah yang jumlah mahasiswanya tahun pertama 241 orang dengan jurusan Pendidikan Agama (Sekarang Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Jurusan pendidikan Agama Islam).</p>
<p>Meningkat minat masyarakat yang begitu besar untuk perkembangan Perguruan Tinggi Al-Muslim, maka Yayasan Al-Muslim beserta Perguruan TIngginya setelah melihat kemampuan, minat lulusan SMTA, keadaan lingkungan dan kebutuhan tenaga terhadap kelanjutan Pembangunan Nasional, maka memutuskan pada tahun Akademik 1986/1987 membuka sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) dengan program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Tata Perkantoran, Bimbingan Konseling, Matematika dan Diploma III Biologi. Pada tahun yang sama, tahun akademik 1986/1987 juga membuka Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) dengan jurusan Budi Daya Pertanian (BDP), Peternakan (PET) dan Sosial Ekonomi Pertanian (SEP).</p>
<p> </p>
<p>Sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya di bidang komputer serta tuntutan dari GBHN 1993 yang menekankan peningkatan sumber daya manusia  untuk menghadapi PJPT II. Maka pada tahun akademik 1993/1994 Perguruan Tinggi Al-Muslim membuka akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) Al-Muslim program studi Manajemen Informatika dan Komputer dengan status terdaftar pada Mendikbud Nomor :136/D/0/1993.</p>
<p> </p>
<ol>
<li><strong>2.      </strong><strong>TUJUAN PERGURUAN TINGGI Al-MUSLIM</strong></li>
</ol>
<p> </p>
<p>Mengingat kapasitas dan daya tampung perguruan tinggi negeri sangat terbatas, sehingga tamatan SMTA yang berminat melanjutkan ke Pendidikan Tinggi tidak dapat tersalur sepenuhnya, yang pada gilirannya akan menimbulkan berbagai akibat yang negative. Maka untuk itu Yayasan Al-Muslim Peusangan (Perguruan Tinggi Al-Muslim) disamping membantu usaha pemerintah di bidang pendidikan Tinggi, juga berusaha menerima siswa-siswi lulusan SMTA untuk dididik menjadi Sarjana yang berwawasan ilmu pengetahuan yang luas dan terpadu, terampil, dan bermoral tinggi, dalam rangka terciptanya manusia Indonesia seutuhnya yang pancasilais seperti yang di gariskan dalam GBHN Republik Indonesia.</p>
<p> </p>
<p>Oleh :AGUS IRWANTO, SE ( Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Al-Muslim )</p>
<p><em>Dikutip dari Buku Keputusan Majelis Permusyawaratan Al-Muslim tahun 1984</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agoesbirton.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agoesbirton.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agoesbirton.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agoesbirton.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agoesbirton.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agoesbirton.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agoesbirton.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agoesbirton.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agoesbirton.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agoesbirton.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agoesbirton.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agoesbirton.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agoesbirton.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agoesbirton.wordpress.com/74/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agoesbirton.wordpress.com&amp;blog=8571147&amp;post=74&amp;subd=agoesbirton&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agoesbirton.wordpress.com/2009/07/31/riwayat-ringkas-almuslim-peusangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/44122beb1b9858e73f3c58ddabcddd7c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agoesbirton</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agoesbirton.files.wordpress.com/2009/07/pak.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Agus Irwanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>EKONOMI KERAKYATAN</title>
		<link>http://agoesbirton.wordpress.com/2009/07/31/ekonomi-kerakyatan/</link>
		<comments>http://agoesbirton.wordpress.com/2009/07/31/ekonomi-kerakyatan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Jul 2009 11:06:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agoesbirton</dc:creator>
				<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agoesbirton.wordpress.com/?p=69</guid>
		<description><![CDATA[Ekonomi rakyat adalah ekonominya wong cilik yang telah tergeser, terjepit, dan tersingkir, ketika pemerintah orde baru memperioritaskan kebijakan, strategi, dan program-programnya pad tujuan pertumbuhan ekonomi tinggi sekaligus dengan mengabaikan atau menunda pemerataannya. Kata rakyat yang melengkapi kata ekonomi menerangkan arah tujuan kamana sebenarnya ekonomi harus memihak dan bergerak. Perlu di perhatikan. Karakteristik daerah serta pekerjaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agoesbirton.wordpress.com&amp;blog=8571147&amp;post=69&amp;subd=agoesbirton&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_68" class="wp-caption aligncenter" style="width: 209px"><a href="http://agoesbirton.files.wordpress.com/2009/07/img_1872_filtered.jpg?w=199"><img class="size-medium wp-image-68" title="Agus Irwanto" src="http://agoesbirton.files.wordpress.com/2009/07/img_1872_filtered.jpg?w=199&#038;h=300" alt="Agus Irwanto" width="199" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Agus Irwanto, SE ( Dosen FE Universitas Al-Muslim )</p></div>
<p>Ekonomi rakyat adalah ekonominya wong cilik yang telah tergeser, terjepit, dan tersingkir, ketika pemerintah orde baru memperioritaskan kebijakan, strategi, dan program-programnya pad tujuan pertumbuhan ekonomi tinggi sekaligus dengan mengabaikan atau menunda pemerataannya. Kata rakyat yang melengkapi kata ekonomi menerangkan arah tujuan kamana sebenarnya ekonomi harus memihak dan bergerak. Perlu di perhatikan. Karakteristik daerah serta pekerjaan utama manyoritas masyarakat. Ekonomi kapitalis yang saat ini di anut kurang memihak pada masyarakat banyak. Seandainya konsep ekonomi kapitalis hasilnya memihak pada masyarakat banyak. Maka sebenarnya istilah ekonomi kerakyatan tidak ramai di bicarakan, karena sebenarnya ekonomi rakyat mempunyai tujuan yang demikian. Terjadi perubahan kegiatan ekonomi yang tidak mencerminkan kemampuan dan keahlian masyarakat, dan ini berdampak pada tingginya arus urbanisasi dari desa ke kota.</p>
<p><span id="more-69"></span>Meningkatnya kemiskinan dan pengangguran yang terjadi akhir-akhir ini mengingatkan kita untuk mengevaluasi cocok tidaknya strategi pembangunan ekonomi yang di terapkan saat ini, apakah menggunakan ekonomi kapitalis (industrialisasi) yang padat modal atau pendekatan ekonomi kerakyatan (pertanian) yang padat karya. Ekonomi suatu daerah akan kukuh kalau pelaku ekonomi di dilakukan oleh sebanyak-banyaknya masyarakat.</p>
<p>Mengapa system ini menjadi perdebatan kembali pada saat ini,,? Tidak dapat di pungkiri kesulitan ekonomi yang terjadi saat ini, akibat perubahan strategi pembangunan secara nasional yang di ikuti daerah-daerah yaitu meninggalkan sektor pertanian dan beralih ke sektor industri. Dengan perubahan tersebut ternyata tidak memberikan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat banyak, bahkan jumlah masyarakat miskin meningkat. Berbagai program penanggulangan kemiskinan telah di laksanakan, akan tetap semuanya tidak mampu memecahkan masalah-masalah yang di maksud. Oleh sebab itu, yang kita butuhkan saat ini sebenarnya bukan program penanggulangan kemiskinan, tetapi merumuskan kembali strategi pembangunan ekonomi yang cocok untuk Indonesia. Kalau strategi pembangunan ekonomi yang kita tempuh benar, maka sebenarnya semua program pembangunan adalah sekaligus menjadi program penanggulangan kemiskinan.</p>
<p>Indonesia sebagai Negara agraris telah mengeluarkan kebijakan politik pada awal repelita pertama 1969 s/d 1970-1977 s/d 1975 yaitu :</p>
<ol>
<li>Negara harus mencapai swasembada pangan dan menjaga kesetabilan harga yang menguntungkan produsen dan konsumen.</li>
<li>Adanya intevensi pemerintah dalam bentuk subsidi pengendalian perdagangan beras dan partisipasi langsung dalam pemasaran melalui pengadaan dan distribusi pangan.</li>
</ol>
<p>Dan tahun 1984 Indonesia mencapai swasembada pangan serta dapat menjaga ke stabilan harga yang menguntungkan produsen dan konsumen.</p>
<p>Namun hal ini tidak dapat di pertahankan untuk tahun-tahun selanjutnya. Ini terjadi karena pembangunan nasional yang berbasis pertanian mulai di arahkan ke pembangunan nasional berbasis industri.</p>
<p>Akibatnya adalah, terjadinya arus urbanisasi besar-besaran dan terlantarnya lahan-lahan pertanian di daerah-daerah. Dan yang paling fatal adalah tidak siapnya sumber daya manusia Indonesia dalam menyongsong era industrialisasi. Sehingga lahirlah pengangguran-pengangguran di kota-kota besar yang menjadi tujuan urban.</p>
<p>Melihat realitas yang terjadi di tambah kegagalan Indonesia di bidang industrialisasi selama ini. Ada baiknya pemerintah melakukan reorientasi kebijakan pembangunan nasional. Ingin terlihat hebat dengan industri-industri besar namun sangat rapuh pada pondasi ekonomi atau menggerakkan sektor pertanian sebagai basis utama pembangunan yang tidak popular tapi kokoh pondasi ekonominya. Terpulang kepada pemerintah sabagai pengambil dan pelaksana kebijakan.</p>
<p>Sebagai contoh, Thailan, Vietnam, dan beberapa negara tetangga yang menjadika sektor pertanian sebagai basis pembangunan.</p>
<p>Sebagai Negara yang kaya akan sumber alam dan tanah yang subur adalah hal yang wajarjika Indonesia melakakan pembenahan-pembenahan dalam sektor pertanian.</p>
<p>Kebijakan yang salah selama ini dalam menangani sektor pertanian adalah menjadikan sektor ini sebagai second land dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat juga kurang optimalnya pemerintah dibidang ini.</p>
<p>Ada beberapa poin yang perlu dipahami dalam informasi pertanian antara lain :</p>
<ul>
<li>Negara Indonesia memiliki lahan yang sangat luas yang di gunakan sebagai lahan untuk pembangunan pertanian.</li>
<li>Mayoritas penduduk miskin berada pada sektor pertanian.</li>
<li>Kamapanan pada sektor pertanian menjadikan laju pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh.</li>
<li>Perbaikan utama pada sektor pertanian mengacu pada produksi dan produktivitas.</li>
<li>Implementasi yang harus diprioritaskan adalah pada unsur :</li>
</ul>
<ol>
<li>kebajakan harga pasar.</li>
<li>investasi pemerintah.</li>
</ol>
<ul>
<li>Permasalahan utama pada sektor ini adalah bagaimana mewujudkan ketahanan pangan utuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang pesat.</li>
<li>Unsur penting dalam ketahanan pangan adalah ketersedian (Avilibility), Stabilitasi (stability), Akses (access).</li>
</ul>
<p>Selaian hal tersebut diatas perlu diketahui bahwa ada kekuatan-kekuatan penentu dalam reformasi pembangunan pertanian yaitu :</p>
<ul>
<li>Kemampuan Negara dalam peningkatkan stok pangan Nasional.</li>
<li>Pencapain terhadap akumulasi capital.</li>
<li>Penerapan dalam investasi strategis di sektor pertanian dan distribusi pangan.</li>
<li>Sektor pertanian mampu meningkatkan perdagangan luar negri</li>
<li>Perencanaan Dual Combination (kombinasi secara kebersamaan) dalam penentu terhadap kebijakan.</li>
<li>Sudah memiliki kerangka dan aturan yang jelas dan mantap</li>
<li>Adanya kebijakan yang tepat dan terarah</li>
<li>Adanya penyerapan tenaga kerja yang besar secar jangka panjang</li>
</ul>
<p>Namun yang perlu diperhatikan adalah selama ini banyak kendala-kendala dalam reformasi pertanian. Jika kendala ini di abaikan maka sektor pertanian akan tetap menjadi pelengkap penderita dalam pembangunan bangsa Indonesia. Kendala-kendala dalam sektor pertanian dapat kita rincikan sebagai berikut :</p>
<ul>
<li>Tidak adanya pembangunan pertanian dalam pola terpadu yang dilakukan secara terarah dan tepat guna sesuai kondisi dan lingkungan yang ada.</li>
<li>Belum adanya rekonsiliasi antara tujuan terhadap pemenuhan kebutuhan minimum nutrisi dan kajian rinci masyarakat sasaran.</li>
<li>Tidak adanya landasan dalam kebijakan pangan sebagai suatu sistem yang terpadu.</li>
<li>Ketidakmampuan dalam meningkatkan komoditas tertentu secara terfokus.</li>
<li>Tidak adanya lembaga keuangan yang khusus menangani sektor pertanian dalam rangka mengembangkan kemampuan peningkatan strategi yang ada.</li>
<li>Belum adanaya pemahaman yang menyeluruh terhadap kebijakan yang telah di tetapkan.</li>
</ul>
<p>Sebagai Negara agraris sudah sepantasnya Indonesia memanfaatkan secara maksimal potensinya. Pemanfaatan potensi pertanian secara maksimal akan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Negara. Oleh sebab itu kebijakan dan langkah yang di ambil oleh pemerintah haruslah mendukung sektor pertanian. Untuk menjadikan sektor pertanian sebagai andalan pertumbuhan ekonomi Negara, maka pemerintah dapat melakukan langkah-langkah sebagai berikut :</p>
<ol>
<li>Jadikan sektor pertanian sebagai basis untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.</li>
<li>Membangun industri-industri yang dapat menopang sektor pertanian.</li>
<li>Melakukan pemetaan potensi pertanian yang unggul untuk masing-masing daerah di Indonesia.</li>
<li>Meningkatkan SDM petani, dengan cara memberikan pelatihan-pelatihan, studi banding, dan kegiatan lainnya, sehingga petani Indonesia dapat mengolah lahannya berdasarkan ilmu pengetahuan bukan berdasarkan tradisi turun menurun.</li>
<li>Alokasi anggaran yang seimbang untuk sector pertanian, artinya sektor pertanian benar-benar digarap secara profisional.</li>
<li>Kemudahan para petani untuk mengakses ke lembaga-lembaga keuangan.</li>
<li>Membangun infrastruktur yang dapat mempermudah dan mempercepat produktifitas disektor pertanian.</li>
<li>Adanya kebijakan yang tepat dan terarah dari pemerintah untuk sektor pertanian atau dengan kata lain Political will harus benar-benar memihak sektor ini.</li>
<li>Agriculture reform, yaitu revitalisasi pertanian sebagai ragam pembangunan sektoral yang perlu di wariskan antar generasi. Indonesia bisa berkaca pada pengalaman nyata reformasi agrikultur Korea Selatan. Produktifitas Korea dapat bangkit setelah pemerintah dan rakyat Korea Selatan bahu membahu mengembangkan bidang pertanian. Pemerintah Korea benar-benar menunjukkan keberpihakan terhadap rakyat dengan jalan melakukan investasi pertanian dalam jumlah yang besar. Pemerintah Korea berhasil membangun pertanian sebab menjalankan strategi pembenahan mutu ilmu pengetahuan, tehknologi dan seni yang dimilki SDM pertanian.Pada tahap awal, pemerintah berperan sebagai investor tunggal. Tahap selanjutnya, pemerintah menarik diri setahap demi setahap sampai akhirnya berperan sebagai Fasilitator saja, karena kemitraan serasi antara petani individual dengan villagers Cooperative sudah muncul.</li>
<li>Ketersediaan pupuk yang cukup dan murah di dalam negeri</li>
</ol>
<p>Kiranya dengan keikhlasan pemerintah dan semangat rakyat Indonesia dalam membangun pertanian akan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Negara, yang berbasis kepada ekonomi kerakyatan.SEMOGA.</p>
<p style="text-align:left;"><em>(By : Agus Irwanto, SE)</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agoesbirton.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agoesbirton.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agoesbirton.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agoesbirton.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agoesbirton.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agoesbirton.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agoesbirton.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agoesbirton.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agoesbirton.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agoesbirton.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agoesbirton.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agoesbirton.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agoesbirton.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agoesbirton.wordpress.com/69/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agoesbirton.wordpress.com&amp;blog=8571147&amp;post=69&amp;subd=agoesbirton&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agoesbirton.wordpress.com/2009/07/31/ekonomi-kerakyatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/44122beb1b9858e73f3c58ddabcddd7c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agoesbirton</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agoesbirton.files.wordpress.com/2009/07/img_1872_filtered.jpg?w=199" medium="image">
			<media:title type="html">Agus Irwanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa STIE-STMIK Kebangsaan Bireuen &#8220;Tour de Gayo&#8221;</title>
		<link>http://agoesbirton.wordpress.com/2009/07/27/mahasiswa-stie-stmik-kebangsaan-bireuen-tour-de-gayo/</link>
		<comments>http://agoesbirton.wordpress.com/2009/07/27/mahasiswa-stie-stmik-kebangsaan-bireuen-tour-de-gayo/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2009 10:39:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agoesbirton</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agoesbirton.wordpress.com/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[Club Sepeda Mhs STIE STMIK Kebangsaan Bireuen Tour de Gayo Mahasiswa  STIE  dan  STMIK Perguruan Tinggi Kebangsaan Bireun  ( PTKB ), bergabung  dengan  Rombongan Asosiasi Sepeda Sehat Aceh (ASSA), menga-dakan Tour de Gayo Land.    Kegiatan   yang  berlangsung dari tanggal 18-20 Juli 2009 lalu,  adalah dalam rangka memperingati “Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia”.  Rombongan ASSA dan BEM [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agoesbirton.wordpress.com&amp;blog=8571147&amp;post=60&amp;subd=agoesbirton&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="mceTemp" style="text-align:center;">
<dl class="wp-caption alignnone">
<dt class="wp-caption-dt"><img class="size-medium wp-image-104 " title="Club Sepeda STIE STMIK Kebangsaan Bireuen" src="http://agoesbirton.files.wordpress.com/2009/07/s6300427.jpg?w=300&#038;h=225" alt="S6300427" width="300" height="225" /></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Club Sepeda Mhs STIE STMIK Kebangsaan Bireuen Tour de Gayo</dd>
</dl>
</div>
<p>Mahasiswa  STIE  dan  STMIK Perguruan Tinggi Kebangsaan Bireun  ( PTKB ), bergabung  dengan  Rombongan Asosiasi Sepeda Sehat Aceh (ASSA), menga-dakan Tour de Gayo Land.    Kegiatan   yang  berlangsung dari tanggal 18-20 Juli 2009 lalu,  adalah dalam rangka memperingati “Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia”.  Rombongan ASSA dan BEM STIE/STMIK Kebangsaan, mengambil Start  dari Kota Juang Bireuen menuju kota Depik,  Takengon,  dengan  meng-kendarai sepeda.    Tidak kurang dari  100 jumlah  anggota  mengikuti  acara tersebut, sebut  Ketua Tim BEM STIE – STMIK  PTKB Bireuen, Zulfikar “Boy”.   Boy,   menyebutkan  bahwa  selama dalam perjalanan,  semua peserta wajib menanam pohon disepanjang jalan yang dilalui, sebagai symbol peringatan Hari Lingkungan Hidup tersebut.   Alhamdulillah, dalam acara ini juga kami dari STIE/STMIK maupun atas nama  ASSA  berkesempatan untuk bertemu dan silaturahmi dengan beberapa pihak.   Antara lain mengadakan audiensi dengan  Muspida  Aceh Tengah,   Kalangan  DPRD  Aceh Tengah,  dan  tokoh masyarakat serta lembaga lingkungan hidup setempat, tutup Boy.<br />
<span id="more-60"></span>Hal ini diamini pula oleh  Kabag  Kemahasiswaa  STIE – STMIK Kebangsaan Bireuen,  Agus Irwanto, SE.    Agus  menambahkan,   bahwa   pihak    civitas akademika STIE/STMIK PTKB  sangat  merespon  acara  tersebut.   Namun, sehubungan   dengan para  mahasiswa  sedang  melaksanakan   Ujian  akhir, hanya sebagian perwakilan yang dapat mengikutinya.  Kami berharap, para mahasiswa kami mampu  mengambil  hikmah  dan  makna  yang  mendalam dari apa yang mereka lakukan.  Dan yang terpenting, semua kegiatan peng-abdian  ini  akan  membawa  perubahan watak dan  kedewasaan mahasiswa kami, tutup Agus.<br />
Pada penjelasan lain,  Ketua BEM – STMIK PTKB,  M. Assyura,  menyatakan, keterlibatan BEM STIE dan STMIK  bergabung dalam  ASSA  pada acara ini, selain dalam rangka memperingati  Hari Lingkungan Hidup se-dunia,  yang bermisikan “Hidup sehat tanpa polusi Suara,  Udara dan  polusi Akhlak”.  Juga  dalam  mengisi  kegiatan  pengabdian  kampus  ke masyarakat.   Oleh Karena itu, kami menyediakan waktu untuk mengkompanyekan pentingnya menjaga lingkungan hidup, dan turut menanami pohon hidup di sepanjang jalur Bireuen-Takengon, sampai ke sisi danau laut tawar, sebut Assyura. **.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agoesbirton.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agoesbirton.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agoesbirton.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agoesbirton.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agoesbirton.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agoesbirton.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agoesbirton.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agoesbirton.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agoesbirton.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agoesbirton.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agoesbirton.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agoesbirton.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agoesbirton.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agoesbirton.wordpress.com/60/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agoesbirton.wordpress.com&amp;blog=8571147&amp;post=60&amp;subd=agoesbirton&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agoesbirton.wordpress.com/2009/07/27/mahasiswa-stie-stmik-kebangsaan-bireuen-tour-de-gayo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/44122beb1b9858e73f3c58ddabcddd7c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agoesbirton</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agoesbirton.files.wordpress.com/2009/07/s6300427.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Club Sepeda STIE STMIK Kebangsaan Bireuen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>STIE &#8211; STMIK Kebangsaan Bireuen</title>
		<link>http://agoesbirton.wordpress.com/2009/07/27/stie-stmik-kebangsaan-bireuen/</link>
		<comments>http://agoesbirton.wordpress.com/2009/07/27/stie-stmik-kebangsaan-bireuen/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2009 10:31:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agoesbirton</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Kampus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agoesbirton.wordpress.com/?p=57</guid>
		<description><![CDATA[STIE – STMIK KEBANGSAAN BIREUN &#8230;.. KAMPUSNYA, ORANG SUKSES&#8230;. Para kawula muda  Kota Juang Bireuen dan sekitarnya. PERGURUAN TINGGI KEBANGSAAN BIREUEN  (PTKB) &#8211; ACEH MENERIMA MAHASISWA BARU, TAHUN AKADEMIK 2009-2010] Sekolah Tinggi yang bermottokan :  Unggul, Profesional dan Entrepreneurship ini,  membuka kelas Reguler ( Pagi dan Sore ),Kelas Malam dan Ekstensi, untuk tingkat Sarjana dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agoesbirton.wordpress.com&amp;blog=8571147&amp;post=57&amp;subd=agoesbirton&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>STIE – STMIK KEBANGSAAN BIREUN &#8230;..<br />
KAMPUSNYA, ORANG SUKSES&#8230;.</p>
<p>Para kawula muda  Kota Juang Bireuen dan sekitarnya.</p>
<p>PERGURUAN TINGGI KEBANGSAAN BIREUEN  (PTKB) &#8211; ACEH<br />
MENERIMA MAHASISWA BARU, TAHUN AKADEMIK 2009-2010]</p>
<p>Sekolah Tinggi yang bermottokan : <br />
Unggul, Profesional dan Entrepreneurship ini, <br />
membuka kelas Reguler ( Pagi dan Sore ),Kelas Malam dan Ekstensi, untuk tingkat Sarjana dan Diploma<br />
 <br />
Y a k n i  :<br />
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Kebangsaan Bireuen (STIE Kebangsaan)<br />
Dengan Izin Pemerintah,  SK Mendiknas RI No. 228/D/O/2008<br />
Untuk Program Studi :<br />
 S1  &#8211; Manajemen<br />
 S1  &#8211; Akuntansi<br />
 S-1 &#8211; Manajemen Perusahaan          <br />
<span id="more-57"></span>Dan,<br />
Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Bina Bangsa (STMIK Bina Bangsa Bireuen)<br />
Berdasarkan  izin pemerintah, yakni : SK Mendiknas RI No. 221/D/O/2000<br />
Untuk Program Studi :<br />
 S1 -  Teknik Informatika dan Komputer<br />
 D3 &#8211; Teknik Informatika Komputer, dan<br />
 D3 &#8211; Manajemen Informatika Komputer<br />
         <br />
Daftarkan segera diri anda,  bergabung menjadi calon :<br />
Intelektual yang Unggul, Professional dan berjiwa Entreprenuership.</p>
<p>PENDAFTARAN MAHASISWA BARU, dibuka sampai  29 Agustus 2009.</p>
<p>Tempat pendaftaran langsung di Kampus STIE-STMIK PTKB Bireuen<br />
Jl. Banda Aceh–Medan, No 8 dan 10  Bireuen  Aceh  Telp (0644) 324647, </p>
<p> SYARAT PENDAFTARAN :</p>
<p> Menyerahkan Foto copy Ijazah SLTA yang  di Legalisir sebanyak 3 lembar.<br />
 Menyerahkan  photo warna  ukuran 3 x 4 cm dan 2 x 3 cm,;  3 lembar<br />
 Khusus kelas lanjutan, menyerahkan Foto copy Ijazah D.I, D.II atu D.III dan Transkrip Nilai yang telah di legalisir sebanyak 3 (tiga) lembar.<br />
 Membayar Biaya Pendaftaran Rp. 125.000,-</p>
<p>Kampus STIE dan STMIK Kebangsaan Bireuen<br />
Dilengkapi dengan fasilitas :</p>
<p>- Ruang kuliah ber-AC<br />
- Ruang Praktikum Komputer, Multimedia dan rekayasa perangkat Lunak yang lengkap<br />
- Sarana Praktikum Akuntansi dan Sistem Informasi manajemen terpadu<br />
- Perpustakaan kampus terlengkap di kota Bireuen, dengan 1200 judul buku, jurnal dan majalah.<br />
- Beasiswa mahasiswa kurang mampu dan mahasiswa berprestasi<br />
- Bursa tenaga kerja, serta<br />
- Hotspot Internet GRATIS, 24 JAM</p>
<p>Dalam rangka menjadikan Kampus PTKB Bireuen sebagai salah satu kampus terkemuka di Aceh, dan secara Nasional.  Sistem pendidikan mengacu pada kurikulum nasional dan berbasis teknologi informasi. </p>
<p>Dibina oleh dosen-dosen kualitas Nasional dan internasional. Yakni Doktor dan Magister lulusan West University Australia, Universitas Kebangsaan Malaysia, Universitas Indonesia-Jakarta, Universitas Padjajaran Bandung, UPI Bandung, UGM Yogyakarta, USU dan Unimed Medan, dan Unsyiah Banda Aceh.</p>
<p>Kunjungi dan dapatkan INFORMASI terbaik di Kampus PTKB Bireuen,        <br />
Jalan Banda Aceh- Medan Nomor 8 dan10  Bireuen  -  Aceh     Telp (0644) 324647<br />
Kontak Person HP : - Daniel : 081377010979    - Nani  : 081360050651</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agoesbirton.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agoesbirton.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agoesbirton.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agoesbirton.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agoesbirton.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agoesbirton.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agoesbirton.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agoesbirton.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agoesbirton.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agoesbirton.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agoesbirton.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agoesbirton.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agoesbirton.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agoesbirton.wordpress.com/57/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agoesbirton.wordpress.com&amp;blog=8571147&amp;post=57&amp;subd=agoesbirton&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agoesbirton.wordpress.com/2009/07/27/stie-stmik-kebangsaan-bireuen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/44122beb1b9858e73f3c58ddabcddd7c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agoesbirton</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
